PADANG — Persib Bandung menunjukkan mentalitas juara saat bertandang ke markas Semen Padang pada pekan ke-26 lanjutan BRI Super League, Ahad (5/4/2026). Meski diguyur hujan deras di Stadion H. Agus Salim, skuad berjuluk Maung Bandung tersebut berhasil unggul sementara 1-0 atas tuan rumah di paruh pertama pertandingan.
- Progres Penyelesaian TGR Disdikbud Kuningan, Elon: Rp1,07 Miliar Uang Negara Sudah Dikembalikan
- Berbeda dengan Komisi IV, Rana Suparman Blak-blakan Benarkan Ada Dua Versi Angka LHP BPK
- Viral Kecelakaan Kuningan Hari Ini: Mobil Terbalik di Karangkancana, Mantan Camat Jadi Korban
- Kenang Jasa Guru dan Orangtua, Demonstran HMI Kuningan Tak Kuat Tahan Air Mata, Sebut Anggaran Pendidikan Selalu Jadi Bancakan
- Ditanya Transparansi Pengawasan Temuan BPK di Disdikbud, Ini Jawaban Wakil Ketua DPRD Kuningan Ujang Kosasih
Gol tunggal Persib dilesakkan oleh penyerang asing mereka, Ramon de Andrade Souza, pada menit ke-33. Ramon berhasil memecah kebuntuan setelah berjibaku di dalam kotak penalti dan menaklukkan penjaga gawang Semen Padang, Rendy Oscario.
Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.Anak asuh Bojan Hodak sebenarnya memiliki dua peluang emas lainnya untuk menggandakan keunggulan.
Namun, penyelesaian akhir yang kurang akurat membuat bola hanya melambung di atas mistar dan menyamping dari gawang tim asuhan Imran Nahumarury.
Secara statistik, kemenangan dalam laga ini menjadi krusial bagi Persib Bandung. Jika skor bertahan hingga peluit panjang dibunyikan, Maung Bandung akan semakin kokoh di puncak klasemen sementara dengan koleksi 61 poin.
Dari 26 pertandingan yang telah dilakoni, Persib mencatatkan rekor impresif dengan 19 kemenangan, 4 hasil imbang, dan 3 kali kalah.Kondisi sebaliknya dialami oleh tuan rumah Semen Padang.
Kekalahan ini semakin menyulitkan posisi “Kabau Sirah” yang kini tertahan di zona merah, tepatnya di peringkat ke-17 klasemen dengan raihan 20 poin. Posisi mereka hanya terpaut dua angka dari juru kunci, PSBS Biak, yang mengoleksi 18 poin.
Pertandingan yang dipimpin oleh wasit Muhammad Tri Santoso ini diprediksi akan semakin sengit di babak kedua, mengingat kedua tim memiliki misi kontradiktif: Persib yang ingin mengunci gelar juara dan Semen Padang yang berjuang lolos dari jerat degradasi. (Nars)






























