KUNINGAN – Bursa calon Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Kuningan mulai mengerucut ke sejumlah nama.
Enam kandidat potensial diketahui telah dipanggil dan menjalani wawancara langsung oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Barat, menempatkan mereka sebagai kandidat kuat menjelang penetapan ketua definitif pada Konferensi Cabang (Konfercab) November mendatang.
- Eksploitasi Anak dalam Promosi Vape, Komdigi Beri Ultimatum Tiga Hari untuk YouTube
- Transformasi Pertanian Kuningan: Inovasi Traktor AI, Perluasan Lahan 5.671 Hektare, hingga Eksplorasi Komoditas Baru
- Menjelang HUT ke-81 RI, Perhatikan Cara Penulisan Ucapan Kemerdekaan yang Tepat Secara Tata Bahasa
- Manajemen Embun Sangga Langit dan PHRI Kuningan Pastikan Penetapan Pajak dan Service Charge Transparan Sesuai Aturan
- Kibarkan Pataka Matahari Putih Bersinar, Udin Kusnedi Optimis Kembalikan Masa Keemasan PAN Kuningan
Ketua DPC PDIP Kuningan, Nuzul Rachdy, membenarkan adanya pemanggilan tersebut saat diwawancarai di ruang kerjanya, Jum’at (10/10/2025). Ia menyebutkan, keenam nama yang dipanggil DPD sekitar seminggu yang lalu itu adalah Ika Siti Rahmatika, Tresnadi, Rana Suparman, Lena Herlina, dirinya sendiri (Nuzul Rachdy), dan M Ridho Suganda.
“Dari 16 (kandidat), yang dipanggil enam orang. Tujuannya adalah wawancara dan arahan dari DPD untuk menjaga soliditas, karena siapapun yang terpilih itu dipilih oleh DPP,” terang Nuzul.Proses ini merupakan bagian dari tahapan konsolidasi organisasi yang diatur dalam SK DPP 01.
Setelah Konferensi Daerah (Konferda) tingkat provinsi rampung pada akhir Oktober, Konfercab untuk tingkat kabupaten/kota akan digelar serentak mulai awal November.
Dalam Konfercab inilah, utusan dari DPP akan hadir membawa SK penunjukan ketua DPC baru. Ketua yang ditunjuk tersebut kemudian akan langsung memimpin sidang formatur untuk menentukan struktur kepengurusan DPC PDIP Kuningan yang baru.
Meskipun enam nama telah menjalani uji kepatutan dan kelayakan di tingkat DPD, Nuzul menekankan bahwa hal tersebut tidak menjadi jaminan. Penentuan akhir Ketua DPC, tegasnya, merupakan hak prerogatif penuh dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan.
“Sesuai dengan SK 01, itu (rekomendasi PAC) tidak menentukan. Itu hanya sifatnya penjaringan,” tegasnya.
Ia menambahkan, DPP tidak menutup kemungkinan untuk memilih kandidat di luar enam nama yang telah dipanggil oleh DPD. Kini, seluruh kader tinggal menunggu keputusan final yang akan diumumkan dalam Konfercab mendatang. (Nars)












