KUNINGAN – Teka-teki mengenai penetapan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Kuningan periode mendatang akan segera terjawab.
Ketua DPC PDIP Kuningan saat ini, Nuzul Rachdy, menegaskan bahwa ketua definitif akan ditetapkan pada awal November 2025 melalui mekanisme Konferensi Cabang (Konfercab), di mana DPP akan datang membawa surat keputusan (SK) penunjukan ketua baru.
- Lawan Fluktuasi Harga Pasar, Emak-Emak Kuningan Sulap Pekarangan Jadi ‘Supermarket’ Hidup
- Kalahkan Kota Bandung, Promosi Digital Disporapar Kuningan Sabet Predikat Terbaik se-Jabar di SWJ Award
- Bupati Mangkir Temui Massa, HMI Kuningan Ancam Kepung Pemda dalam Aksi Jilid Dua
- Survei Poltracking Tempatkan Elektabilitas PKB di Posisi Keempat Nasional, DPC Kuningan Tegaskan Komitmen Layani Masyarakat
- Progres Penyelesaian TGR Disdikbud Kuningan, Elon: Rp1,07 Miliar Uang Negara Sudah Dikembalikan
Zul, sapaannya, menjelaskan seluruh tahapan konsolidasi organisasi di tubuh PDI Perjuangan telah diatur secara serentak di seluruh Indonesia dan mengacu pada Surat Keputusan (SK) DPP 01. Menurutnya, saat ini proses masih berada dalam tahapan menunggu selesainya konsolidasi di tingkat provinsi.
“Jadwal konsolidasi itu sudah ditetapkan sejak kongres. Konferda (Konferensi Daerah) untuk tingkat provinsi harus selesai akhir bulan Oktober ini. Setelah itu dilanjut Konfercab, mulai dari awal November,” jelas Zul saat diwawancarai di ruang kerjanya, Jum’at (10/10/2025).
Dalam Konfercab tersebut, utusan dari DPP akan hadir membawa SK penunjukan ketua DPC baru. Ketua yang ditunjuk inilah yang nantinya akan langsung memimpin sidang formatur untuk menentukan struktur kepengurusan DPC PDIP Kuningan yang baru.
Lebih lanjut, Ia memaparkan bahwa proses penjaringan calon ketua di tingkat DPC Kuningan telah melalui beberapa tahapan. Setelah proses penjaringan di tingkat bawah, para bakal calon yang terjaring telah mengikuti tes psikologi (psikotes) secara daring.
Setelah itu, DPD PDI Perjuangan Jawa Barat telah memanggil enam orang kandidat untuk mengikuti wawancara sekitar seminggu yang lalu. Keenam kandidat tersebut adalah Ika, Tresnadi, Rana, Lena, Nuzul Rachdy sendiri, dan Ridho.
Nuzul juga menyebutkan bahwa penentuan akhir Ketua DPC merupakan hak prerogatif penuh dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan. Dengan demikian, jumlah usulan atau rekomendasi dari tingkat Pengurus Anak Cabang (PAC) tidak menjadi faktor penentu utama.
“Sesuai dengan SK 01, itu (rekomendasi PAC) tidak menentukan. Itu hanya sifatnya penjaringan,” tegasnya.
Menurutnya, DPP bahkan tidak menutup kemungkinan untuk memilih kandidat di luar enam nama yang telah dipanggil oleh DPD. Kini, pihaknya hanya tinggal menunggu jadwal pelaksanaan Konfercab yang akan dipimpin langsung oleh DPP. (Nars)
























