
NASIONAL.– Tsunami diperkirakan akan melanda sejumlah wilayah perairan Semenanjung Kamchatka Russia hingga ke pesisir Jepang dan Amerika Serikat. Gempa bumi dahsyat berkekuatan Magnitudo 8,7 mengguncang wilayah timur Rusia, tepatnya di Semenanjung Kamchatka, pada Rabu (30/7/2027) sekitar pukul 06.24 WIB. Pusat gempa teridentifikasi berada 164 kilometer di tenggara Kamchatka, Rusia.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) segera merespons dengan mengeluarkan peringatan dini tsunami. Peringatan ini mencakup potensi dampak hingga ke sejumlah wilayah di bagian timur laut Indonesia.
- Kebakaran Gunung Ciremai Meluas ke Gunung Dulang, Angin Kencang dan Medan Terjal Hambat Pemadaman
- Geger Kebakaran di SPBE Cigugur Kuningan, Ini Kronologinya
- DAK Fisik Kuningan Nihil di 2027, Sohibul Imam: Penetapan Anggaran Merupakan Kewenangan Pemerintah Pusat
- Ketimpangan Literasi versus Inklusi Keuangan Picu 40 Aduan Setiap Hari, OJK Cirebon Wanti-Wanti Bahaya Penyalahgunaan KTP
- Sambut HUT ke-62 Partai Golkar, Sejumlah Kader Gelar Ziarah, Ini Daftar Lokasi Makam yang Dikunjungi
Wilayah di Indonesia Berstatus Waspada Tsunami
BMKG mengumumkan status Waspada Tsunami untuk beberapa daerah di Indonesia, dengan potensi ketinggian gelombang antara 0 hingga 0,5 meter. Wilayah-wilayah tersebut meliputi:
* Kota Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara
* Halmahera Utara, Maluku Utara
* Manokwari, Papua Barat
* Raja Ampat bagian Utara, Papua Barat
* Biak Numfor, Papua
* Supiori, Papua
* Sorong bagian Utara, Papua Barat
* Jayapura, Papua
* Sarmi, Papua
* Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo
BMKG menyarankan agar pemerintah daerah setempat yang berada dalam status waspada ini segera mengarahkan masyarakat untuk menjauhi pantai dan tepian sungai.
Menanggapi peringatan ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gorontalo meminta masyarakat untuk tidak panik. Namun, mereka tetap mengimbau warga yang tinggal di pesisir untuk selalu waspada dan mengantisipasi kemungkinan terjadinya tsunami. (NARS)
