KUNINGAN – Menjelang bulan suci Ramadan, warga Desa Ciputat dan Desa Ciawigebang di Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan, kompak melaksanakan tradisi bersih-bersih pemakaman umum yang terletak di perbatasan kedua desa. Kegiatan ini menjadi agenda tahunan sebagai bentuk penghormatan kepada para leluhur sekaligus mempererat kebersamaan antarwarga.
Sejak pagi, warga dari berbagai kalangan turun ke lokasi membawa alat seperti mesin pemotong rumput, sabit, cangkul, dan sapu untuk membersihkan area pemakaman dari rumput liar dan sampah. Mereka juga memperbaiki akses jalan menuju makam agar lebih nyaman bagi para peziarah.
- Malam Ini, Warga Muhammadiyah Kuningan Gelar Salat Tarawih Perdana: Berikut Daftar Lokasi Masjidnya
- Sambut Tahun Kuda Api, Atraksi Barongsai Pukau Tamu The Icon Kuningan
- Setahun Memimpin di Tengah Fiskal Terseok, Duet Dian-Tuti Sukses Bikin Ekonomi Kuningan Melesat Tertinggi se-Pulau Jawa
- Tahun Baru Imlek 2026, The Icon dan Embun Sang’ga Langit Hadirkan Atraksi Barongsai dan Diskon Kamar dan Kuliner – Jangan Lewatkan!
- Musim Hujan, Warga Cikondang “Menabung Air” Lewat Revitalisasi Blok Cirangkong
Salah seorang warga setempat, Ari, mengatakan kegiatan ini sudah menjadi tradisi turun-temurun yang selalu dilakukan menjelang Ramadan. “Setiap tahun sebelum puasa, kami bergotong royong membersihkan makam. Selain untuk menjaga kebersihan, ini juga menjadi ajang silaturahmi antara warga Desa Ciputat dan Ciawigebang,” ujarnya, Ahad (23/2/2025).
Tak hanya kaum pria, para ibu-ibu dan remaja juga turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Mereka membantu membersihkan area pemakaman sekaligus menyiapkan makanan tradisional untuk dinikmati bersama.

Usai membersihkan makam, warga berkumpul untuk menikmati singkong rebus, hidangan sederhana yang dimasak bersama-sama.
Kebersamaan ini semakin mempererat hubungan sosial antarwarga, sekaligus menjadi bentuk syukur dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadan. Setelah menikmati hidangan, acara kemudian ditutup dengan doa bersama untuk para leluhur yang telah berpulang. (Nars)


