KUNINGAN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kuningan, Sri Laelasari, kembali menorehkan prestasi membanggakan. Legislator perempuan ini dianugerahi penghargaan bergengsi dari Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) dalam puncak peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) tingkat Kabupaten Kuningan, Rabu (3/12/2025).
- Lawan Fluktuasi Harga Pasar, Emak-Emak Kuningan Sulap Pekarangan Jadi ‘Supermarket’ Hidup
- Kalahkan Kota Bandung, Promosi Digital Disporapar Kuningan Sabet Predikat Terbaik se-Jabar di SWJ Award
- Bupati Mangkir Temui Massa, HMI Kuningan Ancam Kepung Pemda dalam Aksi Jilid Dua
- Survei Poltracking Tempatkan Elektabilitas PKB di Posisi Keempat Nasional, DPC Kuningan Tegaskan Komitmen Layani Masyarakat
- Progres Penyelesaian TGR Disdikbud Kuningan, Elon: Rp1,07 Miliar Uang Negara Sudah Dikembalikan
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan konsistensi Srie dalam memperjuangkan hak-hak penyandang disabilitas serta kepeduliannya terhadap isu-isu kesejahteraan sosial di Kota Kuda.


Dalam momen peringatan yang mengusung semangat inklusivitas tersebut, Sri dinilai sebagai sosok wakil rakyat yang aktif turun ke lapangan dan menjembatani aspirasi kaum marginal.
Komitmennya tidak hanya terlihat dalam fungsi pengawasan dan legislasi, tetapi juga dalam aksi nyata mendukung pemberdayaan komunitas difabel agar lebih mandiri dan berdaya saing.


“Penghargaan ini bukan sekadar simbol, melainkan pengingat bagi kita semua bahwa pembangunan yang adil adalah pembangunan yang tidak meninggalkan siapapun, termasuk saudara-saudara kita penyandang disabilitas,” ujar Sri usai menerima penghargaan.
Peringatan Hari Disabilitas Internasional 2025 di Kabupaten Kuningan tahun ini berlangsung khidmat dengan serangkaian agenda yang menonjolkan potensi dan karya para penyandang disabilitas.
Kehadiran tokoh legislatif seperti Sri Laelasari diharapkan dapat memicu sinergi yang lebih kuat antara pemerintah daerah dan DPRD dalam melahirkan kebijakan-kebijakan yang lebih ramah disabilitas di masa depan. (Nars)
























