KUNINGAN — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuningan meluncurkan program perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan terbesar dalam satu dekade terakhir.
Kick-off program ini secara resmi diluncurkan oleh Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, dalam apel pagi yang digelar di halaman Kantor Desa Sumurwiru, Kecamatan Cibeureum, Senin (22/9/2025).
- Bidik Pasar Global, Kuningan Siapkan Diri Jadi Pemain Kopi Kualitas Dunia
- Demo Warga Kalimanggis Kulon Berbuah Hasil, Kades Wahidi Dipastikan Tak Ngantor Lagi Mulai Besok
- Limpasan Sampah Eceng Gondok Waduk Darma Cemari Sungai Cisanggarung, Warga Kadugede Protes
- Jelang Hari Kartini, Legislator Perempuan PKS Ungkap Makna Rahim di Balik Kekuatan Perempuan
- Incar Tiket Nasional, Ratusan Pelajar Bersaing Jadi Bibit Unggul Pencak Silat Kuningan
Bupati Dian menyatakan bahwa perbaikan infrastruktur ini adalah wujud nyata komitmen Pemkab dalam menanggapi aspirasi masyarakat. “Jalan adalah urat nadi kehidupan. Jalur yang baik akan melancarkan roda ekonomi, mempererat hubungan antarwarga, serta memudahkan akses ke fasilitas pendidikan dan kesehatan,” ungkapnya.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Pemkab Kuningan mengalokasikan anggaran sebesar Rp58,2 miliar, meningkat drastis hingga sepuluh kali lipat dari tahun sebelumnya yang hanya Rp5,3 miliar. Dana ini berasal dari efisiensi anggaran dalam APBD Perubahan 2025.
Dengan total panjang jalan kabupaten mencapai 771,5 km, program ini menargetkan peningkatan kondisi jalan yang mantap dari 73% pada akhir 2024 menjadi 79,5% di akhir 2025.
Perbaikan akan menyasar 126 titik jalan kabupaten sepanjang 86 km dan 22 titik jalan poros desa sepanjang 7,21 km. Selain itu, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan juga akan mengerjakan 250 paket jalan lingkungan di seluruh Kuningan.
Bupati Dian menegaskan bahwa peningkatan anggaran ini merupakan bukti kerja nyata, bukan sekadar janji. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi, baik dari pihak kontraktor maupun masyarakat. Kontraktor diminta bekerja dengan kualitas terbaik, sementara masyarakat diimbau untuk turut merawat infrastruktur yang sudah diperbaiki, terutama dengan menjaga saluran drainase.
Ia juga memberikan sinyal bahwa desa yang proaktif merawat aset akan menjadi prioritas dalam alokasi anggaran berikutnya.
Warga setempat menyambut baik program ini. Aan (44), seorang warga Desa Sumurwiru, mengungkapkan kegembiraannya. “Setelah hampir 10 tahun menunggu, akhirnya jalan di desa kami diperbaiki. Jalan yang mulus akan membuat aktivitas sehari-hari, dari mengantar anak sekolah hingga ke pasar, jadi lebih lancar,” tuturnya.
Kick-off perbaikan infrastruktur ini merupakan bagian dari visi Kuningan Melesat, dengan harapan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, menjaga lingkungan, dan membuat masyarakat Kuningan semakin tangguh menghadapi masa depan.
Apel pagi tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi Pemkab Kuningan, termasuk Wakil Bupati, Pj Sekda, kepala dinas, hingga camat dan kepala desa setempat. (Nars)
























