
KUNINGAN – Pemerintah Kabupaten Kuningan mengawali Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai langkah konkret dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok dan mendukung daya beli masyarakat. Program yang dikenal dengan nama Padaringan (Penjualan Bahan Pangan Dalam Rangka Pengendalian Inflasi di Kabupaten Kuningan) ini digelar pertama kali di Desa Karangkancana pada Senin, 3 Maret 2025.
GPM menjadi salah satu program unggulan yang bertujuan untuk mengatasi fluktuasi harga bahan pokok, terutama menjelang Idulfitri. Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan (Diskatan) memastikan masyarakat dapat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.
- Bermalam Beralaskan Abu, Tim Terakhir Relawan MPA Masih Mencari Sisa Titik Api
- Bikin Warga Makin Nyaman, KUA Darma Bersolek Total, Ini Penampakannya Pasca Renovasi
- Pelajar SMPN 2 Kuningan Dibekali Literasi Digital Lewat Program JURAGAN PWI Kuningan
- Siap-siap Tilang! Operasi Patuh Lodaya 2026 di Kuningan Incar Pemotor Knalpot Brong hingga Pengendara Lawan Arus
- Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar Temui Massa Pro-Kontra MBG, Ini yang Disampaikan
Harga Bahan Pokok Terjangkau, Masyarakat Diuntungkan
Kepala Diskatan Kabupaten Kuningan, Dr. Wahyu Hidayah, M.Si., mengungkapkan bahwa program ini merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam mengendalikan inflasi daerah, sekaligus memberikan akses pangan yang lebih luas bagi masyarakat.
“Gerakan Pangan Murah ini hadir untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga stabil. Kami ingin memastikan tidak ada lonjakan harga yang memberatkan, terutama menjelang Lebaran,” ujar Dr. Wahyu.
Di Desa Karangkancana, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok, termasuk beras, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, bawang merah, bawang putih, aneka cabai, telur ayam, daging ayam, daging sapi, serta sayuran segar dengan harga lebih terjangkau.

Program ini juga menjadi bagian dari upaya peningkatan ketahanan pangan Kabupaten Kuningan, yang mengedepankan akses pangan merata di seluruh wilayah, terutama di daerah yang rentan terhadap fluktuasi harga.
Dampak Positif bagi Masyarakat
Suhendar, salah satu warga Desa Karangkancana, menyambut baik kehadiran GPM di desanya. Menurutnya, program ini sangat membantu, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
“Harga bahan pokok saat ini cukup tinggi, jadi adanya Gerakan Pangan Murah ini benar-benar meringankan beban kami. Harapan kami, program ini bisa terus berjalan dan menjangkau lebih banyak wilayah,” ujar Suhendar.
Gerakan Pangan Murah Akan Diperluas ke Berbagai Kecamatan
Diskatan Kuningan menargetkan pelaksanaan GPM di berbagai kecamatan dengan mengutamakan desa-desa yang masuk kategori rentan pangan. Lokasi pelaksanaan akan disesuaikan dengan hasil analisis ketahanan pangan daerah, sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat yang paling membutuhkan.
Selain menstabilkan harga, program ini juga bertujuan mengurangi ketergantungan pada jalur distribusi panjang yang sering kali menyebabkan lonjakan harga di pasaran. (Nars)
