SOLO – Drama mewarnai laga pekan ke-19 BRI Liga 1 saat Persib Bandung menundukkan tuan rumah Persis Solo di Stadion Manahan, Sabtu (31/1/2026).
Diwarnai ketegangan keputusan Video Assistant Referee (VAR) hingga aksi protes pemain bintang, Maung Bandung sukses mengunci kemenangan tipis 1-0 dan memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka.
- Rakyat Gigit Jari, Di Tengah Gaung Efisiensi Anggaran, DPRD Kuningan Gelar Bimtek Miliaran Rupiah
- Seleksi Calon Kadis Hanya Diikuti 67 Pejabat Eselon III, Pengamat Soroti Sistem Data Manajemen Talenta BKPSDM Kuningan
- Diwarnai Kartu Merah, Persib Bandung Susah Payah Tahan Imbang Dewa United 2-2
- Bidik Pasar Global, Kuningan Siapkan Diri Jadi Pemain Kopi Kualitas Dunia
- Demo Warga Kalimanggis Kulon Berbuah Hasil, Kades Wahidi Dipastikan Tak Ngantor Lagi Mulai Besok
Kemenangan vital ini memastikan skuad asuhan Bojan Hodak semakin nyaman di puncak klasemen sementara, sekaligus membenamkan Laskar Sambernyawa di dasar klasemen.


Turun dengan skuad mewah mengandalkan duet lini tengah berkelas Eropa, Thom Haye dan Eliano Reijnders, Persib langsung tampil menekan sejak peluit kick-off dibunyikan pukul 15.30 WIB. Dominasi penguasaan bola akhirnya membuahkan hasil jelang turun minum.
Aksi penyerang asing Persib, Andrew Jung, sukses menggetarkan jala lawan pada menit ke-39. Sempat terjadi ketegangan menunggu pengecekan, drama VAR akhirnya mengesahkan gol tersebut, menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0 untuk Pangeran Biru.
Memasuki babak kedua, Bojan Hodak melakukan perubahan taktik cepat dengan menarik sang pencetak gol, Andrew Jung, digantikan oleh Ramon A Souza pada menit ke-46. Namun, tensi pertandingan justru memanas.
Gelandang jangkar Persib, Thom Haye, harus diganjar kartu kuning pada menit ke-60 akibat protes kerasnya terhadap wasit Muhammad Iqballuddin.Di kubu tuan rumah, masuknya Arkhan Kaka menggantikan Alfriyanto Nico pada menit ke-62 mengubah ritme permainan menjadi lebih deras.
Lini depan Persis Solo membombardir pertahanan Persib. Peluang demi peluang tercipta, namun tembok kokoh pertahanan Maung Bandung dan kesigapan kiper Teja Paku Alam berhasil mematahkan setiap serangan, membuat Persis gigit jari hingga peluit panjang berbunyi.
Hasil di Manahan ini mencatatkan rekor impresif bagi Persib Bandung berupa 10 pertandingan berturut-turut tanpa kekalahan. Tambahan tiga poin membuat Persib kian kokoh di puncak klasemen dengan raihan 44 poin (14 menang, 2 seri, 3 kalah), menjaga jarak dari rival abadi Persija Jakarta yang menguntit di posisi kedua dengan 41 poin.
Sebaliknya, kekalahan ini semakin membenamkan Persis Solo di zona merah. Laskar Sambernyawa terpuruk di posisi ke-18 atau juru kunci dengan hanya mengoleksi 10 poin dari 19 pertandingan.
Selanjutnya, ujian berat kembali menanti Persib Bandung yang dijadwalkan akan menjamu tim papan atas lainnya, Malut United (posisi ke-4), pada Jumat (6/2/2026). (Nars)





























