BANDUNG – Mari kita simak hitung-hitungan sisa perjalanan Persib Bandung untuk mewujudkan gelar hattrick juara pada Indonesia Super League 2025/2026. Modal sangat berharga bagi Persib Bandung untuk bisa menjadi kampiun pada kompetisi bergengsi ini sudah digadang-gadang sejak kemenangan mereka atas Bali United pada akhir pekan lalu.
Hasil tersebut tidak hanya mengamankan tiga poin penting, tetapi juga semakin memuluskan jalan skuad Maung Bandung yang sedang menyala untuk mencetak hattrick atau menjuarai Indonesia Super League untuk ketiga kalinya secara beruntun pada musim 2025/2026.
- Progres Penyelesaian TGR Disdikbud Kuningan, Elon: Rp1,07 Miliar Uang Negara Sudah Dikembalikan
- Berbeda dengan Komisi IV, Rana Suparman Blak-blakan Benarkan Ada Dua Versi Angka LHP BPK
- Viral Kecelakaan Kuningan Hari Ini: Mobil Terbalik di Karangkancana, Mantan Camat Jadi Korban
- Kenang Jasa Guru dan Orangtua, Demonstran HMI Kuningan Tak Kuat Tahan Air Mata, Sebut Anggaran Pendidikan Selalu Jadi Bancakan
- Ditanya Transparansi Pengawasan Temuan BPK di Disdikbud, Ini Jawaban Wakil Ketua DPRD Kuningan Ujang Kosasih
Dengan menyisakan tujuh pertandingan, skenario perburuan takhta juara semakin mengerucut. Berikut adalah hitung-hitungan peluang dan sisa perjalanan Persib Bandung untuk mengunci gelar musim ini dan bikin Bobotoh full senyum.
Hingga pekan ke-27, Persib Bandung masih berdiri tegak di pucuk pimpinan klasemen sementara dengan koleksi 64 poin. Perolehan ini merupakan hasil impresif dari 20 kemenangan, 4 hasil imbang, dan hanya menelan 3 kekalahan.
Tim asuhan Bojan Hodak ini memimpin perburuan gelar, menjaga jarak aman dari dua pesaing terdekatnya, yakni Borneo FC Samarinda di posisi kedua (60 poin) dan Persija Jakarta di posisi ketiga (55 poin).
Skenario Mengunci Gelar Juara
Mengingat kompetisi tinggal menyisakan tujuh laga, secara matematis Borneo FC selaku pesaing terdekat hanya mampu mengumpulkan poin maksimal sebanyak 81 angka hingga akhir musim.
Skenario ini membuat perhitungan gelar juara bagi Persib semakin terang benderang.Untuk memastikan trofi tanpa harus bergantung pada hasil pertandingan tim lain, Persib hanya membutuhkan tambahan 17 poin dari maksimal 21 poin yang tersedia.
Artinya, rekor lima kemenangan dan dua hasil imbang di sisa kompetisi sudah mutlak untuk menyegel gelar juara. Namun, skuad Pangeran Biru tetap harus menerapkan ilmu padi dan tidak boleh lengah sedikit pun.
Jika Persib berhasil menambah 17 poin, total poin akhir mereka akan menyentuh angka 81. Sekalipun angka ini berhasil disamai oleh Borneo FC (jika mereka menyapu bersih semua kemenangan), Persib akan tetap dinobatkan sebagai kampiun karena memegang keunggulan rekor pertemuan (head-to-head).
Sepanjang musim ini, Persib sukses menaklukkan Borneo FC 3-1 pada putaran pertama dan menahan imbang 1-1 pada putaran kedua. Tentu saja, kepastian juara ini bisa diraih jauh lebih cepat apabila Borneo FC atau Persija Jakarta kehilangan poin-poin penentu di sisa pertandingan mereka.
Jika skenario ini berjalan mulus, status OTW Juara bagi Persib semakin tak terbendung.
Tujuh Laga Tersisa
Meskipun secara hitung-hitungan berada di atas angin, perjalanan menuju mahkota juara belumlah usai. Persib masih harus melewati jadwal penentu yang membentang selama bulan April hingga Mei 2026.
Berikut adalah rincian tujuh pertandingan sisa yang menanti:
– 20 April 2026: Dewa United Banten FC vs Persib Bandung (Tandang)
– 24 April 2026: Persib Bandung vs Arema FC (Kandang)
– 30 April 2026: Bhayangkara Presisi Lampung FC vs Persib Bandung (Tandang)
– 4 Mei 2026: Persib Bandung vs PSIM Yogyakarta (Kandang)
– 10 Mei 2026: Persija Jakarta vs Persib Bandung (Tandang)
– 17 Mei 2026: PSM Makassar vs Persib Bandung (Tandang)
– 23 Mei 2026: Persib Bandung vs Persijap Jepara (Kandang)
Ujian terberat yang paling dinanti publik sepak bola tanah air dalam kalender tersebut adalah lawatan tandang bertajuk “El Clasico Indonesia” melawan Persija Jakarta di Jakarta International Stadium (JIS) pada pertengahan Mei mendatang.
Laga berintensitas tinggi ini tidak hanya sekadar pertarungan harga diri dan gengsi, tetapi diprediksi kuat akan menjadi titik penentuan pasti gelar juara bagi skuad kebanggaan warga Jawa Barat tersebut. (Nars – Tim)






























