JAKARTA – Atlet angkat berat andalan Indonesia asal Kabupaten Kuningan, Hilman, kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional. Ia sukses menyabet medali perunggu sekaligus mengamankan tiket menuju ajang bergengsi Asian Para Games 2026 yang akan diselenggarakan di kota Nagoya, Jepang, pada bulan November mendatang.
- Penentuan Posisi! 3 Calon Ketua DPC PKB Kuningan Jalani UKK Hari Ini
- Tega Buang Anak ke Sungai, Pelarian Janda Muda di Kuningan Berakhir Diamankan Polisi
- Rakyat Gigit Jari, Di Tengah Gaung Efisiensi Anggaran, DPRD Kuningan Gelar Bimtek Miliaran Rupiah
- Seleksi Calon Kadis Hanya Diikuti 67 Pejabat Eselon III, Pengamat Soroti Sistem Data Manajemen Talenta BKPSDM Kuningan
- Diwarnai Kartu Merah, Persib Bandung Susah Payah Tahan Imbang Dewa United 2-2
Dalam ajang ekshibisi yang menjadi arena kualifikasi tersebut, Hilman tampil memukau dengan menuntaskan total angkatan seberat 171 kilogram. Berkat penampilan solidnya, sang lifter berhak membawa pulang tiga medali sekaligus. Ketiga medali tersebut terdiri dari satu medali untuk kategori angkatan terbaik, serta dua medali yang diraih dari akumulasi total angkatan.


Keberhasilan Hilman menembus panggung Asian Para Games 2026 ini disambut penuh haru dan rasa syukur oleh jajaran pelatih di kampung halamannya.
Pelatih berprestasi dari Persatuan Angkat Berat Seluruh Indonesia (Pabersi) Kabupaten Kuningan, Gunawan, menilai bahwa torehan ini adalah buah dari kedisiplinan dan mental baja yang dimiliki sang atlet selama masa pemusatan latihan.
“Kami dari jajaran pelatih dan pengurus Pabersi Kuningan tentu sangat bangga sekaligus terharu. Hilman telah membuktikan bahwa kerja kerasnya terbayar lunas. Mencapai total angkatan 171 kilogram di ajang kualifikasi level Asia itu persaingannya sangat ketat,” ungkap Gunawan saat dikonfirmasi, Jumat (17/4).
Gunawan menambahkan, tiket menuju Nagoya yang kini sudah dalam genggaman tidak lantas membuat tim merasa cepat puas. Evaluasi dan peningkatan porsi latihan akan terus digenjot agar Hilman bisa mencapai puncak performanya pada bulan November nanti.
“Tiket ke Jepang memang sudah aman, tapi ini baru langkah awal. Fokus kami selanjutnya adalah menjaga kebugaran fisik Hilman dan terus mematangkan tekniknya. Kami menargetkan dia bisa memberikan kejutan yang lebih besar, memperebutkan emas untuk Merah Putih di ajang sesungguhnya nanti,” tegas Gunawan.
Pencapaian luar biasa dari arena angkat berat ini diharapkan dapat memacu semangat dan menular ke cabang olahraga lainnya. Tim Indonesia saat ini juga menaruh harapan besar pada cabang olahraga bulu tangkis untuk dapat menurunkan atlet andalannya yang juga merupakan hasil binaan National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI) Kabupaten Kuningan.
Meski demikian, kepastian tiket untuk wakil Kuningan di arena bulu tangkis tersebut masih harus melewati tahapan penting.
Ketua NPCI Kuningan, Wibawa Gumbira menjelaskan, atlet bersangkutan dijadwalkan harus mengikuti tahapan klasifikasi lanjutan yang dilaksanakan pada pertengahan bulan ini, tepatnya sejak 11 April 2026 di Republik Ceko.
“Jika proses klasifikasi di benua Eropa tersebut berjalan lancar dan sang atlet dinyatakan memenuhi syarat yang ditetapkan, maka kekuatan kontingen Indonesia yang berlaga di Nagoya dipastikan akan semakin solid dengan tambahan amunisi berprestasi asal Kabupaten Kuningan,” ujarnya. (Nars)
























