KUNINGAN – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Kuningan kini semakin fokus dalam menanggapi aduan masyarakat, khususnya di sektor infrastruktur. Dari 10 pengaduan yang masuk melalui platform “Lapor Kuningan Melesat”, sebanyak 8 di antaranya merupakan keluhan terkait perbaikan jalan, saluran air, dan infrastruktur publik lainnya.
- Malam Ini, Warga Muhammadiyah Kuningan Gelar Salat Tarawih Perdana: Berikut Daftar Lokasi Masjidnya
- Sambut Tahun Kuda Api, Atraksi Barongsai Pukau Tamu The Icon Kuningan
- Setahun Memimpin di Tengah Fiskal Terseok, Duet Dian-Tuti Sukses Bikin Ekonomi Kuningan Melesat Tertinggi se-Pulau Jawa
- Tahun Baru Imlek 2026, The Icon dan Embun Sang’ga Langit Hadirkan Atraksi Barongsai dan Diskon Kamar dan Kuliner – Jangan Lewatkan!
- Musim Hujan, Warga Cikondang “Menabung Air” Lewat Revitalisasi Blok Cirangkong
Kepala Dinas PUTR Kabupaten Kuningan, Putu Bagiasna, mengatakan pihaknya telah membentuk tim khusus untuk mengelola media sosial dan portal informasi guna mempercepat respons terhadap keluhan warga. Langkah ini diambil agar semua laporan kerusakan infrastruktur, baik yang disampaikan secara resmi maupun melalui media sosial, bisa ditindaklanjuti secara cepat dan terstruktur.
“Begitu ada pelaporan dari masyarakat, apapun bentuknya, harus segera ditanggapi. Ini adalah bagian dari komitmen kami dalam mewujudkan pelayanan publik yang responsif dan transparan,” ujar Putu, Selasa (6/5/2025).
Menurutnya, sebagian besar aduan yang masuk melalui saluran resmi sudah langsung ditindaklanjuti, baik dengan perbaikan cepat maupun dimasukkan ke dalam perencanaan kegiatan tahun berjalan.
Namun ia mengakui, masih ada keluhan yang muncul di media sosial dan belum sepenuhnya terpantau.“Oleh karena itu, kami bentuk tim admin media sosial. Mereka bertugas memonitor berbagai platform, merespons keluhan, serta menginformasikan progres dan capaian Dinas PUTR kepada publik,” tambah Putu.

Terkait aduan yang belum bisa ditangani tahun ini, Putu memastikan akan dimasukkan dalam perencanaan kegiatan tahun berikutnya. Ia berharap masyarakat terus aktif menyampaikan laporan dan mendukung proses pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh aduan masyarakat menjadi perhatian dan tindak lanjut yang nyata. Semua ini demi menciptakan Kuningan yang lebih baik dan infrastruktur yang layak bagi seluruh warga,” pungkasnya. (Nars)


