

SUBANG – Wilayah Kabupaten Subang dan sekitarnya diguncang gempa bumi tektonik pada Sabtu sore, 05 Februari 2026, pukul 16:54:35 WIB. Berdasarkan data yang dirilis BMKG, gempa bumi ini memiliki kekuatan magnitudo 2,9.
Episenter gempa bumi terletak pada koordinat dan , atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 13 km arah Barat Daya Kabupaten Subang, Jawa Barat. Gempa ini tergolong sangat dangkal dengan kedalaman hiposenter mencapai 5 km.
- Siaga Karhutla Kuningan Menguat, Tim Gabungan Bentuk Barikade di Titik Rawan
- Wahana Ajaib Lolos Dramatis ke Final U-18 dan Bidik Tiket Kejuaraan Nasional U-19
- Erupsi Anak Krakatau Meluas, Empat Bandara Ditutup Sementara dan Pesisir Selat Sunda Dipastikan Aman
- Bangkitkan Ekonomi dan Pariwisata Lewat 200 Becak Listrik Karya Anak Bangsa
- Antisipasi Kebakaran dan Pulihkan Ekosistem, Pendakian Gunung Ciremai Ditutup Mulai Besok
Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang, Hartanto, menjelaskan dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalamannya, gempa bumi ini merupakan jenis gempa bumi dangkal. Guncangan ini dipicu oleh aktivitas Sesar Aktif di wilayah tersebut.
Dampak guncangan dilaporkan dirasakan di beberapa wilayah, antara lain Wilayah Kasomalang dan Ciater: Dirasakan dengan Skala Intensitas II .
Dijelaskan, karakteristik intensitas gempa bahwa getaran dirasakan oleh beberapa orang dan menyebabkan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
Hingga saat ini, pihak berwenang menyatakan belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak dari guncangan tersebut.Berdasarkan hasil monitoring BMKG hingga pukul 17:20 WIB, belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
BMKG menegaskan agar informasi resmi hanya bersumber dari kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi, seperti media sosial @infoBMKG, situs resmi bmkg.go.id, maupun aplikasi mobile infobmkg. (Nars)



