KUNINGAN – Gerakan Salat Subuh Berjamaah 10 Ribu Anak Muslim yang diinisiasi oleh Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Kuningan mendapat apresiasi tinggi dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kabupaten Kuningan, U. Kusmana.
Ia berharap kegiatan yang melibatkan ribuan pelajar di seluruh Kuningan ini dapat menjadi pembiasaan positif bagi generasi muda khususnya kalangan pelajar.
- Gandeng Akademisi, Rumah Sadulur Perkuat Benteng Lingkungan Desa Cikondang Lewat ‘Pepeling’
- Dituding “Jual” Air Ciremai ke Pengusaha, Warga Kuningan Minta Presiden Prabowo Bubarkan BTNGC
- Kritik Generasi Tua, Gerakan Pemuda Kuningan Siap Turun ke Jalan Soroti Isu Lingkungan TNGC
- ”Menghilangkan” Kaliandra, Puspita Cipta Group Ungkap Alasan Pembukaan Lahan untuk Proyek “Arboretum”
- Puspita Cipta Group Bantah Bangun Sirkuit di Palutungan, Sepakat Tarik Alat Berat Sesuai Instruksi Bupati
U Kusmana hadir langsung dalam kegiatan puncak di Masjid Jami Nurul Huda Desa/Kecamatan Garawangi pada Ahad (27/7/2025). Dikonfirmasi usai kegiatan, ia mengungkapkan kekagumannya terhadap antusiasme pelajar dan orang tua yang membanjiri masjid-masjid.
“Pemandangan seperti ini sangat langka dan patut kita syukuri. Ini menunjukkan bahwa nilai-nilai keagamaan masih sangat kuat tertanam di masyarakat Kuningan, khususnya di kalangan anak-anak kita,” ujar U Kusmana.
Menurutnya, gerakan ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam membangun karakter generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki fondasi moral dan spiritual yang kokoh.
“Program ini sangat mendukung pendidikan karakter yang menjadi salah satu prioritas kami di Dinas Pendidikan,” tambahnya.

Kadisdikbud juga menekankan pentingnya peran masjid sebagai pusat pendidikan karakter dan pembentukan akhlak. Ia berharap Gerakan Subuh Berjamaah ini tidak hanya berhenti pada momen hari ini saja, tetapi dapat terus berlanjut dan menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari anak-anak muslim di Kuningan.
“Semoga ini bisa menjadi pembiasaan bagi anak-anak kita untuk rutin salat subuh berjamaah di masjid. Ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan Kuningan yang lebih baik,” pungkasnya. (Nars)










