

BANDUNG – Tensi tinggi mewarnai laga El Classico Indonesia antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Ahad (11/1/2026).
Pertarungan memperebutkan puncak klasemen Liga 1 BRI ini berubah menjadi ujian berat bagi tim tamu, Macan Kemayoran, yang harus bermain pincang di babak kedua.
- Kuningan Simpan Segudang Bakat Sepak Bola Putri, Akademi Persib dan Askab PSSI Kuatkan Sinergi Pembinaan
- Semarakkan Malam Kemerdekaan, Sekretariat DPRD Kuningan Antusias Ikuti Pawai Taptu
- Babinsa Luragung dan Warga Cileuya Kompak Sulap Jalan Gang Lebih Asri
- Video Jedag Jedug Anies Baswedan Viral, Netizen Malah Desak Jadi Presiden
- Target Padam Jelang Kemerdekaan, Kapan Kebakaran TPSA Ciniru Kuningan Berakhir?
Hingga pertengahan babak kedua, tuan rumah Maung Bandung masih mempertahankan keunggulan tipis 1-0. Gol cepat Beckham Putra pada menit ke-5 melalui tendangan terukur menjadi pembeda di babak pertama, membuat ribuan Bobotoh bergemuruh.
Memasuki babak kedua, petaka menghampiri kubu Persija Jakarta. Pada menit ke-53, wasit asal Korea Selatan, Ko Hyung-jin, dengan tegas mencabut kartu merah untuk Bruno Tubarão. Pengusiran ini memaksa anak asuh pelatih Persija berjuang ekstra keras dengan hanya 10 pemain di lapangan untuk mengejar ketertinggalan.
Kalah jumlah pemain memaksa Macan Kemayoran mengubah strategi dengan lebih banyak mengandalkan skema bola mati (set-piece). Strategi ini nyaris membuahkan hasil pada menit ke-60.
Eksekusi tendangan bebas Allano menciptakan kemelut berbahaya di mulut gawang Persib. Kiper Teja Paku Alam dipaksa jatuh bangun demi mengamankan gawangnya dari gempuran tersebut.
Merespons situasi lapangan yang makin memanas, kedua juru taktik melakukan perubahan strategi. Di kubu Persib, Bojan Hodak memperkuat lini belakang dengan menarik Alfeandra Dewangga dan memasukkan bek tangguh Frans Putros.
Hodak juga menyegarkan lini serang pada menit ke-69 dengan menarik sang pencetak gol, Beckham Putra, digantikan oleh penyerang asing Ramon de Andrade Souza.
Sementara itu, Persija yang menolak menyerah berusaha menambah daya gedor. Penyerang berbahaya Gustavo Almeida Dos Santos dimasukkan pada menit ke-66 menggantikan Runtukahu Eksel. Rotasi kembali dilakukan pada menit ke-74 saat Hanif Sjahbandi ditarik keluar digantikan oleh Aditya Warman.
Hingga berita ini diturunkan, pertandingan masih berlangsung sengit dengan Persija yang terus berupaya mencari gol penyeimbang meski kalah jumlah pemain. (Nars)



