JAKARTA – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) secara resmi mengumumkan pembukaan pendaftaran bagi calon anggota baru untuk Tahun Anggaran 2026. Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi, di mana hingga Kamis (12/3/2026) pagi pukul 04.21 WIB, tercatat sebanyak 16.352 orang telah melakukan pendaftaran melalui jalur resmi.
Proses rekrutmen Polri tahun ini mencakup berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Taruna/Taruni Akademi Kepolisian (Akpol), Bintara, hingga Tamtama. Bagi masyarakat yang berminat, seluruh informasi dan proses pendaftaran dapat diakses langsung melalui laman resmi https://penerimaan.polri.go.id/
- Progres Penyelesaian TGR Disdikbud Kuningan, Elon: Rp1,07 Miliar Uang Negara Sudah Dikembalikan
- Berbeda dengan Komisi IV, Rana Suparman Blak-blakan Benarkan Ada Dua Versi Angka LHP BPK
- Viral Kecelakaan Kuningan Hari Ini: Mobil Terbalik di Karangkancana, Mantan Camat Jadi Korban
- Kenang Jasa Guru dan Orangtua, Demonstran HMI Kuningan Tak Kuat Tahan Air Mata, Sebut Anggaran Pendidikan Selalu Jadi Bancakan
- Ditanya Transparansi Pengawasan Temuan BPK di Disdikbud, Ini Jawaban Wakil Ketua DPRD Kuningan Ujang Kosasih
Pendaftaran untuk seluruh kategori, baik Akpol, Bintara, maupun Tamtama, telah dibuka sejak tanggal 9 Maret dan akan berakhir pada 30 Maret 2026.
Dalam rekrutmen Polri kali ini, kategori Bintara menjadi yang paling beragam dengan menyediakan 15 jalur spesialisasi (Bakomsus). Beberapa di antaranya meliputi Bintara PTU, Bakomsus Humas, Tenaga Kesehatan, hingga formasi unik seperti Bakomsus Pertanian, Perkebunan, Peternakan, dan Akuntansi.
Sementara itu, untuk jenjang Tamtama, Polri membuka dua kategori utama, yakni Tamtama Brimob dan Tamtama Polair.
Guna memastikan proses berjalan jujur, Polri mengedepankan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis). Inovasi digital juga diterapkan melalui penggunaan Aplikasi CNC SDM POLRI.
“Melalui aplikasi ini, nilai dan seluruh kegiatan peserta saat pelaksanaan seleksi dapat dimonitor langsung secara real-time oleh orang tua, wali, maupun pejabat berwenang,” tulis keterangan dalam situs resmi tersebut.
Selain transparansi dalam rekrutmen Polri, korps Bhayangkara ini juga terus melakukan sosialisasi untuk mendekatkan diri kepada masyarakat. Calon pelamar diimbau untuk mempersiapkan diri sejak dini, tidak hanya dari segi akademik, tetapi juga kesiapan fisik, mental, dan kesehatan.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menciptakan lingkungan yang aman serta membangun kepercayaan publik melalui proses seleksi yang kompetitif dan terbuka bagi seluruh putra-putri terbaik bangsa. (Nars)

























