KUNINGAN – Halaman Markas Komando (Mako) Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kuningan di Jalan Jenderal Sudirman mendadak ramai oleh riuh celoteh anak-anak, Selasa (31/3/2026) pagi.
Sebanyak 45 siswa dari Taman Kanak-Kanak (TK) At-Taufiqiyyah, Desa Karanganyar, Kecamatan Darma, hadir mengikuti kegiatan edukasi pencegahan kebakaran sejak usia dini.
- Progres Penyelesaian TGR Disdikbud Kuningan, Elon: Rp1,07 Miliar Uang Negara Sudah Dikembalikan
- Berbeda dengan Komisi IV, Rana Suparman Blak-blakan Benarkan Ada Dua Versi Angka LHP BPK
- Viral Kecelakaan Kuningan Hari Ini: Mobil Terbalik di Karangkancana, Mantan Camat Jadi Korban
- Kenang Jasa Guru dan Orangtua, Demonstran HMI Kuningan Tak Kuat Tahan Air Mata, Sebut Anggaran Pendidikan Selalu Jadi Bancakan
- Ditanya Transparansi Pengawasan Temuan BPK di Disdikbud, Ini Jawaban Wakil Ketua DPRD Kuningan Ujang Kosasih
Kepala UPT Damkar Satpol PP Kabupaten Kuningan, Andri Arga Kusumah, menyambut langsung dan mengapresiasi antusiasme puluhan siswa beserta enam guru pendamping tersebut. Menurutnya, pemahaman mengenai pencegahan bahaya kebakaran dan tindakan penyelamatan memang sangat penting untuk ditanamkan sejak fase usia dini.
“Pagi ini dari pukul 09.00 hingga 10.00 WIB, kami memberikan edukasi khusus untuk anak-anak TK At-Taufiqiyyah. Mereka kami kenalkan dengan profesi pemadam kebakaran, apa saja tugas pokok dan fungsi kami, serta sosialisasi ringan mengenai cara mencegah bencana kebakaran di lingkungan rumah tangga,” ungkap Andri Arga Kusumah saat dikonfirmasi.
Raut wajah ceria para siswa semakin terlihat manakala kegiatan memasuki sesi praktik di lapangan.
Dipandu oleh para personel Damkar yang bertugas, anak-anak tersebut diajak melakukan simulasi pemadaman api menggunakan air yang disemprotkan langsung melalui selang armada pemadam kebakaran.
Andri menjelaskan, simulasi menyemprotkan air ini bukan sekadar area bermain, melainkan sarana melatih keberanian dan motorik anak agar memiliki gambaran nyata tentang proses pemadaman api.
“Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan edukasi berjalan lancar tanpa hambatan. Anak-anak sangat gembira dan interaktif selama materi maupun praktik lapangan berlangsung,” tambahnya.
Kegiatan penerimaan kunjungan edukasi ini, lanjut Andri, merupakan tindak lanjut atas permohonan resmi dari pihak sekolah. Selain itu, program ini sejalan dengan amanat Peraturan Daerah Kabupaten Kuningan Nomor 4 Tahun 2022 serta Surat Edaran Bupati Kuningan terkait pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran di wilayah Kabupaten Kuningan.
Lewat edukasi ini, pihak Damkar Kuningan berharap para siswa tak hanya mendapatkan pengalaman baru, tetapi juga kelak bisa menjadi pelopor keselamatan lingkungan bagi diri sendiri dan keluarganya. (Nars)
























