KUNINGAN – Sebuah truk engkel bernomor polisi E 89XX YF yang bermuatan barang rongsokan akhirnya berhasil dievakuasi setelah terjebak lebih dari 24 jam di jalanan tanah merah Desa Karangmuncang, Kecamatan Cigandamekar, Kabupaten Kuningan, Senin (19/1/2026).
Kepala UPT Damkar Satpol PP Kabupaten Kuningan, Andri Arga Kusumah, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan permintaan bantuan evakuasi sekitar pukul 12.25 WIB dari saudara korban.
- Seleksi Calon Kadis Hanya Diikuti 67 Pejabat Eselon III, Pengamat Soroti Sistem Data Manajemen Talenta BKPSDM Kuningan
- Diwarnai Kartu Merah, Persib Bandung Susah Payah Tahan Imbang Dewa United 2-2
- Bidik Pasar Global, Kuningan Siapkan Diri Jadi Pemain Kopi Kualitas Dunia
- Demo Warga Kalimanggis Kulon Berbuah Hasil, Kades Wahidi Dipastikan Tak Ngantor Lagi Mulai Besok
- Limpasan Sampah Eceng Gondok Waduk Darma Cemari Sungai Cisanggarung, Warga Kadugede Protes
“Kendaraan tersebut dikemudikan oleh Bapak Adi Nurhidayah (45). Menurut laporan, truk sebenarnya sudah amblas sejak Minggu (18/1) pagi sekitar pukul 08.00 WIB saat hendak mengirim rongsok ke gudang. Namun, upaya evakuasi mandiri oleh warga setempat gagal, sehingga baru melapor ke kami hari ini,” ujar Andri saat dikonfirmasi, Senin siang.
Andri menuturkan, proses evakuasi yang dilakukan Regu 2 Damkar Kuningan tidak berjalan mudah. Tim yang tiba di lokasi kejadian Dusun Manis RT 02 RW 05 sekitar pukul 13.20 WIB, dihadapkan pada kondisi medan yang berat.
Struktur jalan yang berupa tanah merah dan labil membuat unit kendaraan Rescue milik Damkar tidak bisa mendekat hingga ke titik lokasi truk. Akibatnya, petugas harus melakukan penanganan secara manual.
“Posisi truk sudah miring karena ban sebelah kiri amblas cukup dalam. Ini berisiko terguling jika salah penanganan. Anggota kami bekerja ekstra hati-hati dengan peralatan manual karena unit rescue terhalang akses jalan,” jelas Andri.
Berkat kesigapan empat personel yang diterjunkan, truk engkel tersebut akhirnya berhasil ditarik keluar dari jebakan lumpur sekitar pukul 14.00 WIB, atau setelah 40 menit penanganan dramatis. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
Menutup keterangannya, Andri Arga Kusumah mengimbau para pengendara, khususnya kendaraan bermuatan berat, untuk lebih waspada saat melintasi jalan dengan struktur tanah yang belum padat atau labil.
“Kami mengingatkan setiap pemilik kendaraan agar lebih memperhatikan kondisi jalan yang akan dilalui untuk menghindari insiden serupa. Jika masyarakat membutuhkan bantuan darurat, segera hubungi Call Center Damkar Kuningan di (0232) 871113 atau 0813-2269-8881. Layanan kami gratis,” tutur Andri. (Nars)

























