KUNINGAN – Seorang remaja pria nyaris menjadi sasaran amukan massa setelah kepergok mencuri uang di sebuah warung di Desa Cengal, Kecamatan Japara, Kabupaten Kuningan. Aksi penangkapan yang terekam dalam sebuah video berdurasi 30 detik itu pun viral di media sosial, dan menunjukkan warga yang ramai melayangkan bogem mentah dan lemparan ke arah pelaku sebelum ia berhasil dievakuasi oleh polisi.
- Rakyat Gigit Jari, Di Tengah Gaung Efisiensi Anggaran, DPRD Kuningan Gelar Bimtek Miliaran Rupiah
- Seleksi Calon Kadis Hanya Diikuti 67 Pejabat Eselon III, Pengamat Soroti Sistem Data Manajemen Talenta BKPSDM Kuningan
- Diwarnai Kartu Merah, Persib Bandung Susah Payah Tahan Imbang Dewa United 2-2
- Bidik Pasar Global, Kuningan Siapkan Diri Jadi Pemain Kopi Kualitas Dunia
- Demo Warga Kalimanggis Kulon Berbuah Hasil, Kades Wahidi Dipastikan Tak Ngantor Lagi Mulai Besok
Menurut informasi yang dihimpun, kejadian ini terjadi pada Kamis petang, 15 Agustus 2025. Seorang warga setempat, A Maulani, membenarkan peristiwa tersebut. “Iya katanya maling uang di warung milik warga. Peristiwanya tadi sore menjelang maghrib,” ujarnya.
Maulani mengungkapkan, warga Desa Cengal belakangan ini memang sedang waspada lantaran maraknya kasus pencurian. Ia menyebut pencurian tidak hanya menyasar uang dan barang berharga, tetapi juga benda-benda tak terduga seperti padi yang dijemur, bahkan alat kesenian di sekolah.
Atas maraknya kasus ini, Pemerintah Desa Cengal pun telah menggalakkan kegiatan ronda malam. Maulani menduga, pelaku sengaja beraksi pada sore hari karena pengawasan pada malam hari lebih ketat, namun kali ini aksinya keburu diketahui warga.
Berdasarkan informasi yang beredar, pelaku pencurian adalah warga Desa Karoya, Kecamatan Cipicung, Kabupaten Kuningan. Remaja tersebut kini telah diamankan di Mapolsek Jalaksana untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut. Berkat kesigapan aparat, pelaku berhasil diselamatkan dari amukan massa dan dibawa ke kantor polisi setempat.
Hingga berita ini ditulis, redaksi KR belum mendapatkan keterangan resmi dari Pemerintah Desa Cengal maupun dari aparat kepolisian setempat terkait peristiwa tersebut. (Nars)

























