KUNINGAN – PT PLN (Persero) ULP Kuningan kembali merilis informasi penting terkait jadwal pemadaman listrik atau mati lampu terencana. Warga di sejumlah wilayah Kabupaten Kuningan diminta bersiap menghadapi penghentian aliran listrik sementara pada besok, Selasa (3/2/2026).
Pemadaman ini dilakukan dalam rangka pemeliharaan jaringan guna meningkatkan keandalan pasokan energi. Berdasarkan data resmi yang dirilis Senin (2/2/2026), terdapat tiga desa dan beberapa fasilitas umum yang masuk dalam daftar wilayah terdampak.
- Seleksi Calon Kadis Hanya Diikuti 67 Pejabat Eselon III, Pengamat Soroti Sistem Data Manajemen Talenta BKPSDM Kuningan
- Diwarnai Kartu Merah, Persib Bandung Susah Payah Tahan Imbang Dewa United 2-2
- Bidik Pasar Global, Kuningan Siapkan Diri Jadi Pemain Kopi Kualitas Dunia
- Demo Warga Kalimanggis Kulon Berbuah Hasil, Kades Wahidi Dipastikan Tak Ngantor Lagi Mulai Besok
- Limpasan Sampah Eceng Gondok Waduk Darma Cemari Sungai Cisanggarung, Warga Kadugede Protes
Perwakilan PT PLN ULP Kuningan, Nasuha, merinci bahwa wilayah yang akan mengalami mati lampu meliputi Desa Gunungkarung, Desa Benda, dan Desa Cikandang. Selain permukiman, area spesifik seperti Kandang Ayam AS Putra dan SMP Negeri 2 Luragung juga akan terdampak.
“Kami informasikan kegiatan pemeliharaan ini berupa penggantian trafo distribusi tegangan 20 kV. Estimasi waktu pemadaman dimulai pukul 10.00 WIB hingga 13.00 WIB,” jelas Nasuha.
Kendati jadwal telah ditetapkan selama kurang lebih tiga jam, Nasuha menegaskan bahwa durasi pemadaman listrik bersifat tentatif tergantung kondisi di lapangan. Pihaknya berkomitmen untuk menormalkan kembali aliran listrik sesegera mungkin.
“Apabila pekerjaan selesai sebelum waktu yang ditentukan, aliran listrik akan dinormalkan kembali lebih cepat dari jadwal,” tambahnya.
PLN Kuningan juga mengeluarkan peringatan keselamatan bagi warga yang hendak menggunakan sumber listrik alternatif seperti genset selama periode mati lampu berlangsung. Warga diminta memastikan instalasi genset terpisah sepenuhnya dari instalasi PLN. (Nars)

























