Info Haji Khazanah Kuningan Pemerintahan

Persiapan Final, Jemaah Calon Haji Kuningan Kloter Pertama Dilepas Besok, Pengantar Diimbau ‘Sasalaman’ di Rumah

KUNINGAN – Rangkaian persiapan pemberangkatan jemaah calon haji asal Kabupaten Kuningan telah memasuki tahap terakhir. Usai tahapan administrasi rampung, fokus panitia kini beralih pada manajemen logistik koper jemaah yang akan segera diberangkatkan menuju Asrama Haji Embarkasi Indramayu pada esok hari (Ahad, 25/4/2026).

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Kabupaten Kuningan, Emup Muplihudin, merinci skema pemberangkatan yang akan dipusatkan di Kuningan Islamic Center (KIC). Prosesi akan diawali dengan sterilisasi dan pemberangkatan barang bawaan jemaah.

“Tadi pagi pukul 07.00 hingga 10.00 WIB, kita melakukan dropping koper-koper besar milik jemaah di ruang penyimpanan KIC. Selanjutnya, sekitar pukul 11.00 WIB, seluruh koper dimuat ke dalam armada truk tronton untuk diberangkatkan lebih dulu menuju Indramayu,” jelas Emup saat memberikan keterangan.

Terkait komposisi jemaah, Emup menjelaskan bahwa tahun ini Kabupaten Kuningan memberangkatkan sekitar satu setengah Kelompok Terbang (Kloter). Pemberangkatan perdana esok hari akan diisi oleh Kloter 8 Embarkasi Kertajati.

“Untuk Kloter 8 ini totalnya ada 445 orang. Rinciannya 439 jemaah, ditambah 4 petugas kloter, dan 2 petugas haji daerah. Sementara untuk gelombang berikutnya, yakni Kloter 39, terdapat 251 jemaah yang juga akan menyusul diberangkatkan,” terangnya.

Lepas 445 Jemaah Haji Kuningan, Bupati Dian Ingatkan Pentingnya Kesabaran dan Ibadah yang Mabrur

Kabar menggembirakan datang dari sisi kesehatan para jemaah. Tim kesehatan memastikan seluruh calon jemaah haji yang tergabung dalam kloter awal ini dalam kondisi sehat dan siap terbang. Emup menegaskan tidak ada laporan jemaah yang gagal berangkat akibat sakit.

“Alhamdulillah sehat semua. Memang ada satu calon jemaah yang batal karena meninggal dunia, namun porsinya sudah langsung digantikan oleh ahli warisnya, yaitu anaknya,” ungkap Emup.

Menariknya, karakteristik jemaah haji Kuningan tahun ini didominasi oleh kelompok lanjut usia (Lansia), dengan persentase mencapai lebih dari 60 persen. Dari ratusan jemaah tersebut, terdapat pula kisah-kisah inspiratif dari kalangan masyarakat biasa, salah satunya adalah keberadaan seorang pedagang sayur yang akhirnya mampu menunaikan rukun Islam kelima tahun ini.

Demi menjaga kelancaran dan ketertiban selama prosesi pelepasan di KIC, Pemerintah Kabupaten Kuningan mengeluarkan imbauan khusus bagi keluarga yang mengantar. Mengingat area KIC yang terbatas dan perlunya menjaga kondisi psikologis serta fisik jemaah, momen perpisahan diminta untuk dipersingkat.

“Kami sangat berharap pengantar bisa tertib saat memasuki kompleks KIC. Kami tidak membenarkan adanya perpisahan, sasalaman (bersalaman), atau tangis-tangisan dengan jemaah di area KIC. Sebaiknya perpisahan itu diselesaikan di rumah saja sejak awal,” tegas Emup.

Bongkar Misteri TGR dan Taspen, HMI Tantang Keberanian Bupati dan Sekda Kuningan Temui Massa di Aksi Jilid 2

Pihak panitia penyelenggara berharap seluruh rangkaian perjalanan haji tahun ini, mulai dari keberangkatan hingga kepulangan nanti, dapat berjalan lancar tanpa kendala.

“Harapan besar kami tentu penyelenggaraan ini tertib dan aman. Jemaah berangkat dengan nyaman, ibadah di tanah suci dengan nyaman, dan kembali ke tanah air juga dalam kondisi nyaman serta mabrur,” ujarnya. (Nars)

× Advertisement
× Advertisement