

BOGOR – Gempa bumi tektonik mengguncang wilayah Kota Bogor, Jawa Barat dan sekitarnya pada Kamis (10/4/2025) malam. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan, gempa terjadi pukul 22.16 WIB dengan kekuatan magnitudo 4,1.
Episenter gempa berada di darat, tepatnya pada koordinat 6,62 Lintang Selatan dan 106,8 Bujur Timur, sekitar 2 kilometer tenggara Kota Bogor, dengan kedalaman 5 kilometer.
- Sah! PWI Pusat Tetapkan Dua Kandidat Bertarung Rebut Kursi Ketua PWI Jabar 2026-2031
- Bawa Uang Rp 50 Ribu, Nikmati Wisata Kuliner Mengenyangkan di Kopi Lendot Mang Elon Reborn Kuningan
- Jamin Higienitas MBG, SPPG Jagara Kuningan Terapkan IPAL Terintegrasi dan Gandeng BUMDes Olah Sampah
- Krisis Air Bersih Melanda Desa Pakembangan, Dian Rachmat Yanuar Janjikan Solusi Cepat Bersama PUTR dan PDAM
- Miniatur Lembur Pakuan KDM Hadir di Kuningan, Warga Jagara Sulap Gerbang Desa dengan Nuansa Tradisional
Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang, Hartanto, ST, MM menyebutkan bahwa gempa tergolong dangkal dan dipicu oleh aktivitas sesar aktif di wilayah tersebut.
“Jenis gempa yang terjadi merupakan gempa bumi dangkal yang dipicu oleh aktivitas sesar aktif,” jelas Hartanto dalam keterangannya, Kamis malam.
Berdasarkan peta tingkat guncangan (Shakemap) BMKG dan laporan masyarakat, getaran gempa dirasakan di beberapa wilayah, termasuk Kabupaten Bogor, Kota Bogor, dan Depok. Gempa dirasakan pada skala III MMI, yang berarti getaran dirasakan nyata di dalam rumah dan terasa seperti ada truk berat melintas.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada laporan kerusakan bangunan atau korban akibat gempa tersebut. BMKG juga memastikan belum terdeteksi adanya gempa susulan hingga pukul 22.28 WIB.
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpancing oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
“Pastikan informasi hanya diperoleh dari kanal resmi BMKG, seperti media sosial @infoBMKG, situs web bmkg.go.id, atau aplikasi mobile Infobmkg dan WRS-BMKG,” tegas Hartanto. (NARS)



