KUNINGAN – Pemerintah Kabupaten Kuningan melalui Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan, dan Perindustrian (Diskopdagperin) memberikan jaminan ketersediaan bahan kebutuhan pokok (sembako) menjelang bulan suci Ramadhan 1477 Hijriyah.
Masyarakat diminta tetap tenang dan berbelanja secara bijak tanpa perlu melakukan aksi borong atau panic buying.
- Ratusan Mahasiswa di Kuningan Gelar Aksi Demonstrasi, Soroti Kebijakan Nasional dan Melemahnya Rupiah
- Korakap Janji “Aksi 1000 CD”, Demo Celana Dalam di Depan Pendopo Kuningan Tak Dihadiri Bupati
- Berkaca dari Ajax dan Feyenoord, Tina Wiryawati Soroti Pentingnya Ekosistem Sepak Bola Usia Dini
- Respon Cepat Keluhan Warga, Anggota DPRD Jabar Tina Wiryawati Bantu Operasional Alat Berat Hingga Rutilahu di Cigadung
- Menyambut Tahun Baru Islam, Umat Islam Diimbau Perkuat Refleksi Lewat Doa Akhir dan Awal Tahun
Kepastian ini disampaikan langsung oleh Plt Kepala Diskopdagperin Kabupaten Kuningan, Elon Carlan. Berdasarkan hasil monitoring tim di lapangan, ia menegaskan bahwa stok pangan strategis di Kabupaten Kuningan dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama bulan puasa.
“Terkait ketersediaan bahan pokok menjelang bulan suci Ramadhan, kami pastikan stok di Kabupaten Kuningan aman. Masyarakat tidak perlu khawatir akan terjadi kelangkaan,” ujar Elon Carlan dalam keterangannya, Kamis (8/1/2026).
Elon menjelaskan, pihaknya secara rutin melakukan pemantauan intensif ke sejumlah pasar tradisional maupun distributor utama. Meskipun diakuinya ada potensi fluktuasi harga pada beberapa komoditas akibat tingginya permintaan musiman, namun sejauh ini pergerakan harga dinilai masih dalam batas wajar dan terkendali.
“Memang ada dinamika harga sedikit karena permintaan naik, itu hukum pasar biasa jelang hari besar. Tapi kami terus pantau agar tidak ada lonjakan yang tidak wajar. Yang paling penting, barangnya ada dan distribusinya lancar,” tegasnya.
Guna menjaga stabilitas pasar, Elon mengimbau masyarakat untuk tidak berlebihan dalam berbelanja. Perilaku panic buying, menurutnya, justru akan memicu kepanikan pasar yang berujung pada kenaikan harga dan kelangkaan barang buatan.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Kuningan, belanjalah sesuai kebutuhan, jangan berlebihan. Pemerintah daerah menjamin ketersediaan pasokan aman hingga Idul Fitri nanti,” sebutnya. (Nars)














