Kuningan Parlemen Politik

Pimpin Lagi Banteng Kuningan, Nuzul Rachdy Targetkan Rebut Kembali Kursi Bupati di 2029‎‎

TASIKMALAYA – Teka-teki mengenai nakhoda baru PDI Perjuangan Kabupaten Kuningan akhirnya terjawab. Dalam Konferensi Cabang (Konfercab) yang digelar di Tasikmalaya, Senin (8/12/2025), Nuzul Rachdy resmi ditetapkan sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Kuningan periode 2024-2029.

‎‎Penetapan Nuzul yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Kuningan ini didasarkan pada rekomendasi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) partai. Selain posisi ketua, DPP juga memandatkan komposisi KSB (Ketua, Sekretaris, Bendahara) baru, di mana posisi Sekretaris dijabat oleh Tresnadi dan Bendahara dipegang oleh Muhamad Ridho Suganda.

Ditemui di sela-sela kegiatan Konfercab, Nuzul Rachdy menegaskan bahwa proses transisi kepemimpinan berjalan kondusif dan penuh kekeluargaan. Ia menepis kabar miring mengenai adanya aksi walkout dari sejumlah kader yang tidak puas.

‎‎”Alhamdulillah, internal kita sangat kondusif. Saya tegaskan tidak ada aksi walkout. Seluruh kader PDI Perjuangan tegak lurus dan patuh terhadap keputusan DPP,” ujar Nuzul kepada awak media.‎‎

Sebagai bukti soliditas, Nuzul yang juga bertindak sebagai Ketua Formatur memastikan penyusunan struktur pengurus DPC dilakukan secara inklusif. Figur-figur potensial yang sebelumnya sempat meramaikan bursa calon ketua, seperti Ika Siti Rahmatika (Bu Ika), tetap diakomodir dalam posisi strategis kepengurusan atau diproyeksikan ke jenjang DPD.‎‎Dalam kepengurusan periode ini,

Gasak Motor di Area Perkebunan, Pelaku Curat Diringkus Tim Gabungan Polres Kuningan di Sebuah Warkop

DPC PDI Perjuangan Kuningan diperkuat oleh 21 orang fungsionaris. Komposisi ini merupakan kolaborasi dari berbagai elemen partai, mulai dari pengurus incumbent (DPC lama), representasi Pimpinan Anak Cabang (PAC), hingga 70 persen anggota Fraksi PDIP di DPRD Kuningan.‎‎

“Kita juga membuka pintu bagi kalangan profesional dan akademisi untuk memperkuat partai. Sesuai amanat partai, dari 21 pengurus ini, kita wajib memenuhi kuota 30 persen keterwakilan perempuan, artinya minimal ada 7 srikandi yang masuk jajaran inti,” jelasnya.

‎‎Pasca konsolidasi struktur, Nuzul langsung memancang target tinggi. Ia menegaskan bahwa mesin partai akan langsung dipanaskan untuk menyongsong agenda politik strategis, yakni Pemilu 2029.‎‎

“Target kami jelas dan tidak bisa ditawar: menang Pileg dan Pilpres, serta yang paling krusial adalah merebut kembali kursi eksekutif (Bupati/Wakil Bupati) di Pilkada 2029. Kita ingin mengembalikan kejayaan PDI Perjuangan di Kuningan,” tegas Nuzul.‎‎

Usai memberikan keterangan pers, Nuzul bersama tim formatur langsung membacakan susunan lengkap 21 nama pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kuningan yang baru, menandai dimulainya babak baru perjuangan partai berlambang banteng moncong putih tersebut di Kota Kuda. (Nars)

Tingkatkan Keandalan Jaringan, PLN Jadwalkan Pemadaman Listrik di Sejumlah Wilayah Besok

× Advertisement
× Advertisement