Khazanah Ramadhan

Sambut Hari Pertama Ramadan, Berikut Bacaan Doa untuk Raih Kualitas Puasa dan Ampunan‎‎

orang berdoa

KHAZANAH – Bulan suci Ramadan 1447 Hijriah telah tiba. Umat Islam kini mulai menjalankan ibadah puasa hari pertama dengan penuh sukacita. Selain menahan lapar dan dahaga, kaum Muslimin dianjurkan untuk memperbanyak amalan sunah dan memanjatkan doa agar ibadah yang dijalankan diterima oleh Allah SWT.‎‎

Pada hari pertama ini, terdapat doa khusus yang masyhur dipanjatkan untuk memohon kekuatan dan kualitas ibadah. Doa ini mengandung makna mendalam, yakni harapan agar puasa yang dijalankan tidak sekadar formalitas, melainkan benar-benar mencerminkan puasanya orang-orang saleh yang bersungguh-sungguh.‎‎

Berikut adalah lafaz doa hari ke-1 Ramadan lengkap dengan tulisan Arab, Latin, dan terjemahannya:‎‎

‎اللَّهُمَّ اجْعَلْ صِيَامِي فِيْهِ صِيَامَ الصَّائِمِينَ، وَقِيَامِي فِيْهِ قِيَامَ الْقَائِمِينَ، وَنَبِّهْنِي فِيهِ عَنْ نَوْمَةِ الْغَافِلِينَ، وَهَبْ لِي جُرْمِي فِيهِ يَا إِلَهَ الْعَالَمِينَ، وَاعْفُ عَنِّي يَا عَافِياً عَنْ الْمُجْرِمِينَ‎‎Tulisan

Latin:

Buntut Kasus Dugaan Asusila, PCNU Kuningan Ambil Langkah Cepat Berhentikan Oknum Pengurus

‎Allâhummaj’al shiyâmî fihi shiyâmash shâimîn, wa qiyâmî fihi qiyâmal qâimîn, wa nabbihnî fihi ‘an nawmatil ghâfilîn, wa hablî jurmi fihi yâ llâhal ‘alamîn, wa’fu ‘annî yâ ‘âfiyan ‘anil mujrimin.‎‎

Artinya:‎

“Ya Allah, jadikanlah puasaku di dalamnya sebagaimana puasa orang-orang yang berpuasa, dan sholatku di dalamnya sebagaimana shalat orang-orang yang shalat, serta bangunkanlah aku dari tidur lalai, dan karuniakanlah ampunan-Mu di dalamnya, wahai Tuhan semesta alam. Dan ampunilah aku, wahai Yang Maha Pemaaf, dari dosa-dosa orang-orang yang berdosa.”‎‎‎

Dalam untaian doa tersebut, terkandung tiga permohonan utama. Pertama, memohon agar kualitas puasa dan salat (qiyam) ditingkatkan setara dengan ibadahnya orang-orang yang khusyuk, bukan sekadar menahan lapar tanpa pahala.‎‎Kedua, terdapat permohonan perlindungan dari sifat lalai (ghafilin).

Hal ini menjadi pengingat agar momentum Ramadan tidak terlewatkan dengan kegiatan yang sia-sia atau “tertidur” dari mengingat Allah.‎‎Ketiga, doa ini ditutup dengan munajat memohon ampunan dari segala dosa kepada Allah, Tuhan semesta alam yang Maha Pemaaf.‎‎

Sah! Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026

Dengan mengamalkan doa ini, diharapkan umat Islam dapat mengawali bulan Ramadan dengan start terbaik, penuh kesadaran spiritual, dan optimisme meraih derajat takwa. (Nars/dari berbagai sumber)

× Advertisement
× Advertisement