KUNINGAN – Anggota DPRD Kabupaten Kuningan dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Susanto, melaksanakan ibadah kurban pada hari kedua Idul Adha 1446 Hijriah, Sabtu (7/6/2025). Ibadah kurban dilaksanakan di kediamannya yang berlokasi di Desa Ciherang, Kecamatan Kadugede, dengan menyembelih seekor sapi jenis Limosin berbobot hampir satu ton.
Prosesi penyembelihan dimulai sejak pagi dengan diawali doa bersama warga setempat. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Ciherang Masda, sejumlah tokoh agama, para kiai kampung, serta kader dan simpatisan PKB dari Daerah Pemilihan (Dapil) 5 Kuningan.
- Menagih Etos Kerja Pasca Pelantikan 4 JPT Pratama di Cadas Poleng
- Ini Alasan Bupati Kuningan Pilih Cadas Poleng Tempat Lantik Pejabat Hari Ini
- Empat Pejabat Eselon Dua Kuningan Resmi Dilantik, Berikut Daftar Namanya
- Soal Penyaluran Bansos, Mensos Tegur Kepala Daerah
- Muncul Rumor Lahgun Narkoba, BNN Kabupaten Kuningan Siap Tes Urine Anggota Dewan
“Momentum Idul Adha adalah saat yang tepat untuk merenungkan dan mengaplikasikan rasa cinta kepada Allah SWT, dengan mengorbankan sesuatu yang berharga bagi kita demi berbagi dengan sesama,” ungkap Susanto kepada wartawan di sela kegiatan.
Ia menegaskan, pembagian daging kurban kali ini diprioritaskan untuk warga sekitar, khususnya mereka yang tergolong rentan secara sosial dan ekonomi. “Yang kami utamakan adalah para jompo, janda, dan keluarga kurang mampu. Setelah itu baru kami distribusikan kepada kader dan simpatisan PKB,” jelasnya.
Dari hasil pencacahan dan penimbangan, daging sapi Limosin tersebut menghasilkan lebih dari 500 bungkus yang langsung didistribusikan kepada masyarakat pada hari yang sama.


Susanto mengaku, pelaksanaan kurban ini tidak hanya sebagai bentuk ibadah, tetapi juga sebagai sarana mempererat silaturahmi dan menumbuhkan semangat gotong royong di tengah masyarakat.”Idul Adha bukan hanya soal menyembelih hewan, tetapi juga tentang bagaimana kita menyambung kasih sayang dan memperkuat solidaritas sosial,” tambahnya.
Warga pun menyambut antusias kegiatan tersebut. Beberapa warga menyatakan rasa syukur dan terima kasih karena mendapatkan daging kurban, yang menurut mereka sangat berarti di tengah naiknya harga kebutuhan pokok belakangan ini. (Nars)


























