

KUNINGAN – Pencarian terhadap Tarmidi (60) alias Ucok, warga Dusun Cadasngampar, RT 021/RW 010, Desa Wilanagara yang dilaporkan hilang, akhirnya menemui titik terang. Namun nahas, lansia tersebut ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa pada Senin (13/7/2026).
Korban ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengapung di aliran sungai yang berada tidak jauh dari lokasi terakhir ia terlihat. Penemuan mayat ini sontak menggegerkan warga setempat yang langsung berkerumun di sekitar lokasi kejadian.
- Antisipasi Karhutla Meluas, Laskar Gerindra Kuningan Terjun Padamkan Api di Lereng Ciremai
- Aksi Cepat Pasca-Kebakaran Cimerak, Bantuan Sembako Disalurkan Aleg Tina Wiryawati kepada Korban
- Cegah Kepunahan Seni Karuhun, GP Ansor Cigandamekar Gelar Festival Genjring Rudat di Momentum HSN 2026
- Geliatkan Sport Tourism, 180 Pelari dari Berbagai Daerah Jajal Keindahan Alam Kuningan di DTBL 3
- Dukung Kegiatan Warga, Legislator Gerindra Jabar Hj. Tina Wiryawati Gencar Salurkan Aspirasi di Kuningan
Berdasarkan informasi yang dihimpun, jasad korban pertama kali ditemukan mengapung di permukaan sungai, tak jauh dari area Jembatan Dusun Cadasngampar. Area tersebut memang menjadi titik terakhir korban terlihat sebelum dinyatakan hilang oleh pihak keluarga.
Mendapati laporan penemuan mayat tersebut, warga bersama aparat kepolisian dan pemerintah desa setempat langsung terjun ke lokasi untuk melakukan proses evakuasi. Jasad korban kemudian diangkat dari aliran sungai untuk penanganan lebih lanjut.
Sebelumnya, pihak keluarga telah menyebarkan informasi pencarian orang hilang lantaran Tarmidi tak kunjung pulang ke rumah sejak Kamis (9/7/2026).Saat meninggalkan rumah, pria dengan tinggi 165 cm dan kulit sawo matang ini diketahui mengenakan kaus berwarna hitam dan celana panjang.
Pihak keluarga juga sempat menyebutkan bahwa korban memiliki riwayat gangguan kejiwaan ringan.Segala upaya pencarian sempat dikerahkan oleh keluarga maupun warga sekitar yang menyisir area Dusun Cadasngampar, sebelum akhirnya korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia empat hari kemudian. Kini, korban telah dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan. (Nars)



