KUNINGAN – Di tengah tantangan fiskal daerah yang cukup berat di penghujung tahun, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kuningan berhasil menyelesaikan seluruh agenda legislatifnya sesuai target. Ketua DPRD Kuningan, Nuzul Rachdy, memastikan bahwa kinerja lembaga wakil rakyat sepanjang tahun 2025 berjalan sesuai koridor Rencana Kerja (Renja) yang telah ditetapkan.
- Susanto Sebut Final Ideal Piala Presiden Persib Bandung vs Persebaya Surabaya, Prediksinya 2-0 Persib Tekuk Persebaya
- Genjot Pariwisata dan Pertanian, Bupati Dian Fokuskan APBD Perubahan 2026 pada Infrastruktur Dasar
- APBD Disebut Jadi ‘Pinjaman Tanpa Bunga’, Skandal Rp3,1 Miliar Disdik Kuningan Resmi Dilaporkan ke KPK
- Kisah Haru Silvi, Siswi SMKN 1 Luragung dari Desa Relokasi yang Gigih Sekolah Meski Pakai Seragam Bekas SMP
- Hadapi Kemarau Ekstrem, Petani Kuningan Diimbau Alihkan Pola Tanam
“Perjalanan DPRD selama tahun 2025 berjalan sesuai dengan Renja. Alhamdulillah, kita menutup tahun ini sesuai dengan perencanaan,” ujar Nuzul Rachdy saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (29/12/2025).
Politisi senior PDI Perjuangan ini mengakui adanya kendala anggaran yang memaksa pihaknya melakukan penyesuaian atau refocusing kegiatan. Namun, hal tersebut disiasati dengan skala prioritas sehingga fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan tetap berjalan optimal.
“Memang kita kesulitan anggaran, tapi kita lakukan penyesuaian (re-test). Walaupun tidak full, kegiatan tetap terlaksana menyesuaikan kemampuan yang ada,” jelasnya.
Salah satu capaian krusial adalah ketepatan waktu dalam pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Nuzul menyebut seluruh tahapan pembahasan hingga pengesahan APBD telah rampung pada November 2025. Saat ini, pihaknya tinggal menunggu hasil evaluasi dari Gubernur Jawa Barat untuk kerangka anggaran tahun 2026. (Nars)














