Kuningan Parlemen Pemerintahan

Bupati Kuningan Tanggapi Masukan LKPJ, Isu TGR Hingga “Pertemuan Pendopo”

KUNINGAN – Banyaknya masukan dan catatan terhadap eksekutif pada Rapat Paripurna Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Kuningan tahun 2025 di Gedung DPRD Kuningan, Jumat (24/4/2026), diterima dengan legowo oleh Bupati Kuningan.

Meski dihujani kritik terkait kinerja pemerintahan, Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, memilih merespons rentetan sorotan wakil rakyat tersebut dengan santai dan pengakuan terbuka.

Ditemui usai rapat paripurna, Dian tak menampik bahwa pihaknya menerima banyak catatan penajaman terkait LKPJ Bupati Kuningan dari DPRD.

Alih-alih membela diri dengan bahasa birokrasi, ia mengakui adanya ruang-ruang kosong dalam tata kelola pemerintahannya yang perlu segera ditambal.

“Banyak hal yang harus kita perbaiki. Adapun ketidaksempurnaan itu ya hanya milik kita, manusia. Tapi insyaallah masukan dan saran yang bagus akan segera ditindaklanjuti untuk perbaikan ke depan,” ungkap Dian.

Meski Tampil Dominan di GBLA, Persib Bandung Ditahan Imbang Arema FC 0-0

Namun, daya tarik sesungguhnya usai paripurna malam itu bukan hanya soal LKPJ, melainkan sejumlah isu liar yang ditujukan kepada pihak eksekutif.

Salah satunya adanya pertemuan antara pimpinan dewan dan bupati di Pendopo sehari sebelumnya. Dian berdalih, pertemuan tersebut murni membahas harmonisasi program dan tidak menyentuh isu-isu sensitif.

Saat dicecar pewarta mengenai apakah pertemuan Pendopo itu menjadi ajang “lobi” terkait isu panas Tuntutan Ganti Rugi (TGR), Tunjangan DPRD dan lainnya, Dian langsung menepisnya. Ia justru mencoba menurunkan tensi isu TGR dengan menyebutnya sebagai dinamika administratif biasa yang kini hampir rampung.

“Nggak masuk ke situ (pembahasan TGR di Pendopo). TGR kan lagi berlangsung, insyaallah beres. Biasa, itu kan hal administrasi. TGR kita selesaikan,” klaimnya sambil tersenyum.

Saat ditanya adanya sentilan tajam dari Ketua Fraksi PDIP soal.banyaknya dugaan angka TGR dan dugaan penyelewengan anggaran termasuk dana Taspen PPPK, dana GU dan lainnya, Dian hanya tersenyum lagi.

Puluhan Ribu Bobotoh di GBLA Geregetan, Tembok Frigeri Sukses Bikin Persib Buntu! Skor 0 – 0 di Babak Pertama

“Masukan dari Pak Rana ke eksekutif, supaya pada soleh, katanya begitu,” tutup Dian masih sambil tersenyum. (Nars)

× Advertisement
× Advertisement