Kuningan Pendidikan

Buka Peluang ‘Ngampus’ di Malaysia, Universitas Kuningan Resmi Gandeng ICCCM Kuala Lumpur

KUNINGAN — Universitas Kuningan (Uniku) selangkah lebih dekat dalam merealisasikan ambisinya menjadi kampus berwawasan global di wilayah Ciayumajakuning. Komitmen ini dipertegas lewat kesepakatan kolaborasi internasional bersama International Cultural Communication Centre Malaysia (ICCCM) Kuala Lumpur, Selasa (9/6/2026).

Kerja sama strategis ini dirancang untuk membuka keran mobilitas bagi mahasiswa dan dosen Uniku ke kancah Asia Tenggara.

Digelar secara virtual melalui teleconference, penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) ini menjadi tonggak penting bagi Uniku untuk mengikis sekat geografis demi meningkatkan mutu pendidikan, riset, hingga pengabdian masyarakat di tingkat regional.

Rektor Universitas Kuningan, Dr. Anna Fitri Hindriana, M.Si., menjelaskan, kemitraan lintas negara ini bukan sekadar formalitas di atas kertas. Sebaliknya, Uniku membidik sejumlah program konkret yang bisa langsung diakses oleh civitas akademika dalam waktu dekat.

“Kami tidak ingin kolaborasi ini pasif. Target utamanya adalah melahirkan program mobilitas mahasiswa (student mobility), keikutsertaan dalam konferensi ilmiah berskala internasional, hingga kolaborasi pengabdian masyarakat lintas negara,” ujar Anna usai seremonial penandatanganan.

Ujang Kosasih “Bintang Lima” Pimpin PKB Kuningan Lagi, Sekjen Baru Aras Rasdi Usia 35 Tahun

Langkah taktis Uniku ini pun langsung direspons positif oleh perwakilan Malaysia. Kepala Regional ASEAN ICCCM, Miss Ann, menyebut Uniku memiliki visi internasionalisasi yang sangat kuat untuk ukuran universitas di daerah. Pihaknya berharap kemitraan ini dapat menjadi batu loncatan untuk memperluas jaringan ICCCM dan International Technology and Education Association (ITEA) di Indonesia.

Senada dengan Rektor, Wakil Rektor III Uniku, Prof. Dr. Agus Yadi Ismail, S.Hut., M.Si., mengingatkan jajarannya agar segera menindaklanjuti kesepakatan ini menjadi agenda aksi. Menurutnya, Fakultas Kehutanan dan Lingkungan (FHL), Fakultas Ilmu Komputer (FKOM), serta Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) akan menjadi garda depan yang mengawali implementasi kerja sama ini.

“Fokus kita setelah ini adalah eksekusi. Dosen dan mahasiswa harus mulai bersiap mengambil bagian dari program kerja sama dengan Malaysia ini,” kata Agus.

Dengan resminya kemitraan ini, mahasiswa Uniku kini memiliki jalur formal yang lebih luas untuk merasakan atmosfer akademik internasional, sekaligus membuktikan bahwa kualitas pendidikan tinggi di daerah mampu bersaing di level ASEAN. (Nars)

Sekda Kuningan Tegur Tegas Camat: Jangan “Cadel” Awasi SPPG MBG
× Advertisement
× Advertisement