KUNINGAN – Program nasional penurunan angka stunting dan meningkatkan kesehatan anak sejak dini, mendapat dukungan dari PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Cirebon. Dengan menggandeng Pemerintah Desa Sadamantra, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, menggelar aksi sosial bertajuk “Cegah Stunting dan Imunisasi Gratis”, pada Selasa (20/5/2025).
- Punya Potensi Puluhan Ribu Anggota, Pengurus IKA STEMGA Kuningan Resmi Dilantik di Pendopo
- Akui Fasilitas Sekolah Belum Merata, Bupati Kuningan Sampaikan Pesan Ini di Hardiknas 2026
- Akhirnya Terjawab, Kisruh Dana Taspen PPPK Guru Kuningan Telah Diselesaikan Disdikbud
- Mayday 2026: KSPSI Kuningan Desak Buruh Berani Lapor Praktik Upah di Bawah Standar
- Refleksi Milad Ke-94 Pemuda Muhammadiyah untuk indonesia jaya
Kegiatan ini menyedot antusiasme masyarakat, terutama para ibu hamil, orang tua balita, kader posyandu, hingga perangkat desa. Dalam aksi sosial tersebut, warga mendapatkan edukasi tentang gizi seimbang, pentingnya pemberian ASI eksklusif, serta informasi lengkap mengenai jadwal imunisasi balita.
Selain edukasi, PNM juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan balita secara gratis dan membagikan paket gizi bagi anak-anak sebagai bentuk intervensi langsung untuk menunjang tumbuh kembang optimal.
Pemimpin Cabang PNM Cirebon, Erwin Syafriadi, menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian PNM terhadap peningkatan kualitas hidup keluarga prasejahtera, khususnya nasabah program Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera).
“PNM tak hanya mendampingi usaha ultra mikro, tapi juga peduli pada aspek kesehatan keluarga. Kami percaya, keluarga yang sehat akan melahirkan masyarakat yang produktif dan sejahtera,” ujar Erwin.
Erwin menambahkan, pendekatan komunitas yang diusung PNM Mekaar terbukti efektif dalam mendekatkan edukasi kesehatan kepada masyarakat secara langsung dan berkelanjutan.
Melalui program ini, PNM berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan stunting dan imunisasi anak akan semakin meningkat.
Ke depan, PNM berkomitmen untuk terus menghadirkan program pemberdayaan yang tidak hanya mendukung ekonomi keluarga, tapi juga memperkuat fondasi kesehatan generasi masa depan. (Nars)























