SUKABUMI – Kepanikan sempat melanda warga di wilayah Jawa Barat dan sekitarnya setelah gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 5,4 mengguncang wilayah Kota Sukabumi pada Jumat dini hari (13/3/2026). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan peristiwa ini terjadi pada pukul 02:18:20 WIB.
Berdasarkan analisis BMKG, pusat gempa (episenter) terletak di laut pada koordinat $7,96^{\circ} \text{ LS}$ dan $106,92^{\circ} \text{ BT}$. Lokasi tersebut berjarak sekitar 115 km arah Barat Daya Kota Sukabumi dengan kedalaman pusat gempa mencapai 43 km.
- Progres Penyelesaian TGR Disdikbud Kuningan, Elon: Rp1,07 Miliar Uang Negara Sudah Dikembalikan
- Berbeda dengan Komisi IV, Rana Suparman Blak-blakan Benarkan Ada Dua Versi Angka LHP BPK
- Viral Kecelakaan Kuningan Hari Ini: Mobil Terbalik di Karangkancana, Mantan Camat Jadi Korban
- Kenang Jasa Guru dan Orangtua, Demonstran HMI Kuningan Tak Kuat Tahan Air Mata, Sebut Anggaran Pendidikan Selalu Jadi Bancakan
- Ditanya Transparansi Pengawasan Temuan BPK di Disdikbud, Ini Jawaban Wakil Ketua DPRD Kuningan Ujang Kosasih
Daftar Wilayah Terdampak Berdasarkan Skala MMI
Gempa ini dirasakan dengan intensitas yang beragam di berbagai daerah di Jawa Barat dan DKI Jakarta. Berikut adalah rincian wilayah yang merasakan getaran berdasarkan data dampak gempa:
1. Skala IV MMI (Getaran dirasakan banyak orang di dalam rumah)Wilayah: REIS Tegalbuleud dan REIS Sagaranten.
2. Skala III MMI (Getaran nyata di dalam rumah, terasa seperti truk berlalu)
– Kab. Sukabumi: Meliputi Lengkong, Waluran, Ciemas, Surade, Cibitung, Ciracap, Pabuaran, Purabaya, Sagaranten, hingga Cimanggu.
– Kab. Cianjur: Mencakup Warungkondang, Cibeber, Sukanagara, Campaka, Kadupandak, hingga Pasirkuda.
– Kab. Garut: Cikajang, Bungbulang, Pakenjeng, Pamulihan, dan Cisewu.
– Wilayah lain: Salopa (Kab. Tasikmalaya) dan Langkaplann (Kab. Pangandaran).
3. Skala II MMI (Getaran dirasakan beberapa orang, benda ringan digantung bergoyang)
– DKI Jakarta: Dirasakan merata di seluruh wilayah administrasi, mulai dari Jakarta Pusat (Gambir, Menteng), Jakarta Utara (Penjaringan, Kelapa Gading), Jakarta Barat (Kebon Jeruk), Jakarta Selatan (Tebet, Pasar Minggu), hingga Jakarta Timur (Cakung, Ciracas).
– Jawa Barat: Mencakup wilayah luas di Kab. Bogor, Kab. Sukabumi (Cibadak, Cisaat), Kab. Cianjur, Kab. Bandung (Soreang, Lembang), Kab. Garut, Kab. Tasikmalaya, Kab. Ciamis, Kab. Kuningan, dan Kab. Cirebon.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai kerusakan bangunan yang signifikan maupun potensi tsunami akibat gempa tersebut. Namun, BMKG tetap mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Masyarakat juga diminta untuk menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Pastikan bangunan tempat tinggal cukup tahan gempa ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran sebelum kembali ke dalam rumah. (Nars)












