KUNINGAN – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kuningan Kota selama kurang lebih satu jam, Sabtu (22/11/2024), menyebabkan genangan air atau yang biasa disebut “cileuncang” di sejumlah titik.
Genangan ini sempat menghambat aktivitas warga dan menimbulkan keluhan terkait sistem drainase di pusat kota.
- Drama Adu Penalti di Final Piala Presiden 2026, Persebaya Surabaya Rengkuh Trofi Juara Usai Taklukkan Persib Bandung dengan Skor 6-5
- Pelatih Igor Tolic Masukkan Kiper Fitrah Maulana Gantikan Teja Paku Alam Jelang Adu Penalti Laga Final Piala Presiden 2026
- 90 Menit Tanpa Pemenang, Duel Sengit Persib vs Persebaya Berlanjut ke Babak Perpanjangan Waktu
- Sengit! Babak Pertama Final Piala Presiden 2026: Saling Berbalas Gol, Duel Panas Persib dan Persebaya Berakhir 1-1
- Kreativitas Cilik Sambut HUT ke-81 RI: Ketika Jalanan Kampung Wage Disulap Jadi Kanvas Warna-Warni
Pantauan di lapangan menunjukkan genangan air terlihat di ruas jalan protokol seperti Jalan Siliwangi dan Jalan Sudirman menuju RSUD 45 Kuningan.
Beberapa pengendara motor terpaksa memperlambat laju kendaraannya karena khawatir mogok, sementara pejalan kaki tampak kesulitan melintasi genangan yang mencapai ketinggian hingga 30 sentimeter di beberapa lokasi.


Bahkan di sekitar kawasan pertokoan Siliwangi Kuningan, genangan air hujan ini sempat masuk ke dalam toko.
Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi genangan mengeluhkan peristiwa yang kontradiktif seharusnya tidak perlu terjadi di seputaran kota.


“Apa mungkin karena adanya pembatas median jalan yang baru dibuat ya?,” ujar Eni, seorang penjaga toko di sana.
Warganet Kuningan pun memberikan komentar terkait peristiwa genangan air di depan pertokoan Siliwangi ini. “Saya sering melihat sampah di situ, terus mungkin drainase nya tersumbat sampah,” komentar Susana di media percakapan WhatsApp warganet Kuningan.


Terlihat genangan air yang videonya Viral diunggah di sejumlah platform media sosial ini akhirnya surut dalam waktu yang tidak lama. (NARS)















