KUNINGAN – Isu persaingan calon Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kuningan yang dikabarkan telah mengerucut kepada tiga nama, dibantah keras oleh kader senior partai, Rana Suparman.
Ketua Fraksi PDIP DPRD Kuningan ini menegaskan bahwa informasi tersebut adalah hoaks, seraya mengklarifikasi bahwa proses di DPD Jawa Barat melibatkan enam kandidat yang semuanya siap bertarung.
- Punya Sertifikat! Tembakau Kuningan Naik Kelas, Tak Bisa Lagi Diklaim Daerah Lain
- Batal Kepung Gedung Setda, HMI Kuningan Pilih Tunggu Kepulangan Bupati dari Jakarta
- Waspada Pejabat Pesanan di Manajemen Talenta, Bupati Kuningan Diminta tak Ragu Sikat “Trouble Maker”
- Lepas 445 Jemaah Haji Kuningan, Bupati Dian Ingatkan Pentingnya Kesabaran dan Ibadah yang Mabrur
- Persiapan Final, Jemaah Calon Haji Kuningan Kloter Pertama Dilepas Besok, Pengantar Diimbau ‘Sasalaman’ di Rumah
“Enggak, enggak, itu hoaks ya,” ujar Rana Suparman saat dikonfirmasi di Gedung Dewan, Senin (3/11/2025).
Rana menjelaskan bahwa proses yang sebenarnya terjadi adalah DPD PDIP Jawa Barat telah mengundang enam orang kandidat untuk dimintai keterangan. “Yang ada hanya kami pernah diundang oleh DPD PDI Perjuangan Provinsi Jawa Barat, sebanyak enam orang,” jelasnya.
Dalam pertemuan tersebut, kata Rana, keenam kandidat ditanyai mengenai kesiapan, pemahaman peta politik, dan mentalitas untuk memimpin partai. Ia memastikan keenam kandidat tersebut adalah kader terbaik yang sama-sama teruji dan siap memimpin.
“Alhamdulillah keenam-enamnya juga siap, keenam-enamnya juga teruji, keenam-enamnya juga kader terbaik,” tambahnya.
Saat disinggung mengenai dukungan mayoritas Pimpinan Anak Cabang (PAC) yang ia kantongi dalam penjaringan—disebut mencapai 22 PAC—Rana tidak menampiknya. “Kalau penjaringan, iya,” ucapnya.
Namun, ia menegaskan bahwa hasil penjaringan di tingkat bawah tersebut tidak akan menjadi faktor penentu utama, karena keputusan akhir adalah otoritas penuh DPP Partai.
“Tapi kan itu tidak memengaruhi keputusan DPP ya. Hanya legalisasi saja, bahwa itu menjadi gambaran. Gambaran saja, enggak lebih dari itu,” tegas Rana.
Rana mengaku belum mengetahui kapan keputusan final akan diambil, karena hal itu merupakan wewenang DPP dan akan mengikuti perkembangan politik. Ia menjelaskan, nantinya tim formatur yang melibatkan perwakilan DPP, DPD, dan PAC akan menguji para calon terkait pemahaman ideologi, organisasi, dan strategi pemenangan ke depan.
Rana memastikan, seluruh kandidat akan loyal terhadap keputusan partai. “Siapapun di antara kami yang enam orang ini, ya kita akan tunduk dan loyal kepada partai,” ujarnya.
Ketika ditanya visinya, ia menegaskan target utamanya adalah mengembalikan kejayaan PDI Perjuangan di Kuningan. “Harus menang dong partai. Kita pernah berkuasa, ya harus berkuasa kembali,” tandasnya. (Nars)

























