KUNINGAN – Momen libur Idulfitri di Kabupaten Kuningan dipastikan akan terasa semakin hangat dan meriah. Setelah ditutup secara penuh selama bulan suci Ramadan, Pemerintah Kabupaten Kuningan resmi membuka kembali area Hari Bebas Kendaraan Bermotor atau Car Free Day di sepanjang Jalan Siliwangi mulai Ahad, 22 Maret 2026.
Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan, U Kusmana, secara langsung mengonfirmasi pembukaan kembali ruang publik tersebut.
- Soal Penyaluran Bansos, Mensos Tegur Kepala Daerah
- Muncul Rumor Lahgun Narkoba, BNN Kabupaten Kuningan Siap Tes Urine Anggota Dewan
- Jurus PNM Cirebon Bikin Ratusan Emak-Emak UMKM Naik Kelas dan Kebal Pinjol Ilegal
- Wakil Bupati Kuningan Dorong Sinergi Pembangunan dan Sukseskan PTSL dalam Konsolidasi APDESI Merah Putih
- Reshuffle Kabinet Prabowo, Wajah Baru dan Yang Kembali
Ia menyampaikan bahwa digelarnya kembali kegiatan ini sangat bertepatan dengan suasana suka cita Lebaran, di mana ribuan perantau saat ini tengah menikmati momen pulang ke kampung halaman.
Kawasan tanpa kendaraan bermotor ini sengaja disiapkan sebagai fasilitas ruang publik bagi para pemudik yang ingin bernostalgia sekaligus menghabiskan waktu santai bersama keluarga besar.
Menurut U Kusmana, langkah pembukaan ini sudah sejalan dengan surat edaran pemerintah daerah sebelumnya. Penutupan area memang dikhususkan hanya selama bulan puasa guna menghormati kekhusyukan ibadah umat Islam dan menekan kepadatan lalu lintas.
Kini, bertepatan dengan hari kedua lebaran, kawasan sepanjang Jalan Siliwangi dipastikan kembali steril dari lalu lalang kendaraan bermotor sejak pukul enam hingga sembilan pagi.
Kehadiran ruang terbuka ini diharapkan bisa menjadi lokasi alternatif untuk memulihkan pikiran atau sekadar “healing” di tengah kota. Setelah disibukkan dengan padatnya tradisi silaturahmi dan berkeliling ke rumah sanak saudara pada hari pertama Lebaran, masyarakat kini memiliki ruang yang nyaman untuk menghirup udara segar, berjalan santai, maupun melakukan olahraga ringan seperti joging dan bersepeda.
Mengingat antusiasme masyarakat dan pemudik yang diprediksi akan cukup tinggi, Pemerintah Kabupaten selalu mempersiapkan petugas gabungan dari Dinas Perhubungan dan Satuan Polisi Pamong Praja untuk mengatur rekayasa lalu lintas dan menjaga keamanan di titik-titik persimpangan sekitar lokasi.
Mewakili pemerintah daerah, U Kusmana juga menitipkan pesan kepada seluruh pengunjung untuk senantiasa menjaga kebersihan lingkungan kawasan bebas kendaraan tersebut. Ketertiban dan kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan menjadi kunci utama agar suasana santai pada hari raya ini dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat dan perantau dengan aman serta nyaman. (Nars)





























